Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Strategi Atasi Sampah Klungkung dalam 100 Hari, Bupati Satria Bakal Gunakan Mesin Pengolah Sampah

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 6 Maret 2025 | 15:44 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung.
Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung.

BALIEXPRESS.ID – Bupati Klungkung I Made Satria, menargetkan penyelesaian persoalan sampah di wilayahnya dalam 100 hari kerja pertama. Salah satu solusi utama yang tengah disiapkan adalah pengadaan mesin pengolah sampah berkapasitas 60 ton per hari untuk mengurangi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente.


Bupati Satria menegaskan bahwa upaya penanganan sampah sudah mulai menunjukkan hasil, terutama di Pasar Galiran. "Sampah di Pasar Galiran sudah tertangani dengan baik. Ini menjadi prioritas karena sebelumnya kondisi pasar sangat terganggu, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja," ujarnya, Rabu (5/3/2025).


Menurutnya, tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di Pasar Galiran sempat berdampak pada aktivitas jual beli. Bahkan, beberapa pedagang mengalami penurunan pendapatan karena pelanggan enggan berbelanja di area yang dekat dengan sampah.


Sebagai langkah lanjutan, pemerintah mewajibkan pedagang untuk memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang. Sampah yang telah dipilah nantinya akan dikelola lebih lanjut di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang berlokasi di Dusun Karangdadi, Kusamba.


Selain itu, Bupati Satria juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung pengadaan mesin pengolah sampah. Dengan kapasitas 60 ton per hari, mesin ini diharapkan dapat mengolah sampah secara lebih optimal dan mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA Sente.


"Kita ingin memastikan hanya residu yang masuk ke TPA. Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, Klungkung bisa menjadi daerah yang bersih dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya.
Bupati Satria optimistis bahwa langkah-langkah yang diambil akan membawa perubahan signifikan dalam sistem pengelolaan sampah di Klungkung, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati klungkung #tpa #mesin pengolah sampah #100 hari kerja #sampah