Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Beber Kronologi Pekerja Las Jatuh ke Jurang Sungai Ayung, Terjadi saat Membuat Hal ini

I Gede Paramasutha • Jumat, 7 Maret 2025 | 16:17 WIB
CARI: Petugas gabungan dan teman kerja berusaha mencari Joko yang hilang setelah terjatuh ke Jurang Sungai Ayung.
CARI: Petugas gabungan dan teman kerja berusaha mencari Joko yang hilang setelah terjatuh ke Jurang Sungai Ayung.

 

BALI EXPRESS. ID - Nasib apes menimpa seorang pekerja las konstruksi bernama Joko, 25. Pria itu jatuh ke Jurang Sungai Ayung, Banjar Sangut Desa Carangsari, Petang, Badung, pada Kamis 6 Maret 2025, sekitar pukul 16.00 WITA.

Mirisnya setelah terjatuh ke Sungai Ayung, pria kelahiran Lampung tersebut menghilang dan tak dapat ditemukan sampai saat. Kronologi insiden tersebut pun dibeberkan oleh Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma.

Peristiwa bermula ketika korban dan teman kerjanya bernama Anton, 39, sedang bekerja membuat landing start Yellow Rafting, sekitar pukul 16.00 WITA. "Bahan utama pembuatannya menggunakan kayu," ujarnya, Jumat 7 Maret 2025.

Namun, saat menurunkan kayu-kayu, tiba-tiba korban tergelinding jatuh ke jurang sungai yang curam. Anton lantas mencoba mencari Joko dengan turun ke sungai. Hanya saja ia tak dapat menemukan rekannya itu.

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, jarak landing start rafting dengan sungai di bawahnya sekira 10 meter lebih, dengan banyak bebatuan di bawah dan arus air sedang," tambahnya.

Maka, saksi menghubungi owner bengkel las bernama Arif Sumanto, 32, agar datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kejadian ini juga disampaikan di group pekerja agar bersama-sama melakukan pencarian.

Karena tak juga ditemukan, selanjutnya mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Basarnas Bali dan pihak kepolisian. Sayangnya, usaha pencarian secara bersama-sama ini juga belum membuahkan hasil.

"Dari penyampaian Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Denpasar (Basarnas Bali) I Wayan Juni antara, karena keadaan sungai yang gelap dan curam alias situasi tidak mendukung, sehingga pencarian dihentikan dan akan dilanjukan hari berikutnya," tuturnya. Sampai saat ini proses pencarian masih berlangsung. (ges)

Editor : Iqbal Kurnia
#pekerja las #sungai ayung