BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI Dapil Bali, Niluh Djelantik kembali dibuat geram oleh advokat Dr Togar Situmorang.
Pasalnya, usai dilaporkan ke Badan Kehormatan DPD RI dan menjalani sidang etik, pihak Dr Togar Situmorang kembali mengirimkan surat somasi pada Kamis (13/03/2025).
Baca Juga: Profil Ifan Seventeen: Perjalanan Karier dari Musik hingga Menakhodai PFN
Surat somasi itu dikirimkan ke kantor DPD RI, Niluh Djelantik.
Padahal sebelumnya, pihak Dr Togar Situmorang telah mengirimkan 4 surat somasi kepada Niluh Djelantik agar meminta maaf terkait persoalan ‘Lebian Munyi’.
“Togar Lagi. Hari ini YBS krim somasi lagi ke kantor DPD RI, Niluh Djelantik. Nggak capek kamu ngurusin mbok terus? Maumu apasih Gar?” tanya Niluh Djelantik melalui akun medias sosialnya dikutip pada Jumat (14/03/2025).
Niluh Djelantik pun menyayangkan soal kata ‘Lebian Munyi’ yang dipermasalahkan oleh Dr Togar Situmorang.
Baca Juga: Pembuatan Upakara, Didasari Tulus Ikhlas dan Kebersamaan
Pasalnya, dalam berbagai kesempatan, Togar Situmorang juga menyebut Niluh Djelantik dengan sebutan ‘Bacot’.
“Minggu kemarin ngelaporin minta Niluh Djelantik dipecat karena kata lebian munyi. Kirim 4 somasi juga. Nah kalau kamu berkali-kali memanggil Mbok Niluh dengan sebutan kata BACOT DAN BANYAK BACOT, boleh gitu?” tanyanya.
Sebelumnya, hasil sidang etik Badan Kehormatan DPD RI terhadap Niluh Djelantik, kasusnya tidak dilanjutkan.
Niluh Djelantik dinyatakan bebas etik dan tidak terbukti melanggar etik sehingga kasusnya hanya dijadikan catatan.
Untuk diketahui, perseteruan panas ini kian bergulir kala kedua saling melempar tanggapan melalui media sosialnya masing-masing.
Baca Juga: Bupati dan Wabup Badung Terima Exit Meeting BPK, Pemeriksaan Interim LKPD 2024
Perseteruan antara Niluh Djelantik, Dr. Togar Situmorang dan sang anak, Axl Mattew Situmorang terjadi lantaran Niluh Djelantik memberikan tanggapan terhadap pernyataan Dr Togar Situmorang yang menyebut bahwa pemberlakuan Wajib KTP Bali pada taksi online adalah melanggar konstitusi.
Dalam unggahannya, Niluh Djelantik menyebut bahwa Dr Togar Situmorang ‘lebian munyi’.
Kata-kata tersebut memancing kemarahan lantaran diartikan memiliki makna kasar atau diartikan ‘banyak bacot’.
Editor : Wiwin Meliana