BALIEXPRESS.ID - Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Arya Wedakarna, senator asal Bali, mengajak siswa SMP dan lulusan SMK/SMA untuk mempertimbangkan kembali niat mereka melanjutkan pendidikan di jurusan pariwisata.
Arya Wedakarna menegaskan bahwa pariwisata Bali bukan lagi prioritas bagi wisatawan asing, yang menjadi alasan kuat bagi para pelajar untuk mempertimbangkan kembali pilihan pendidikan mereka.
Baca Juga: Bali Bangga! Manik Sukses Meraih Immunity Pin dalam Ajang MasterChef Indonesia Season 12
Dalam konteks ini, AWK menyarankan agar putra-putri Bali mencari jurusan lain yang lebih menjanjikan, seperti pertanian, wirausaha, teknik, agrobisnis, ekonomi manajemen, dan digital.
Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda.
Dengan kondisi sektor pariwisata yang semakin tidak stabil, Wedakarna ingin mendorong siswa untuk tidak hanya terpaku pada jurusan pariwisata yang mungkin tidak memberikan peluang kerja yang baik.
Baca Juga: Lomba Ogoh-Ogoh di Badung Jadi Sorotan: Kritik Tenda, Bonus Tetap Mengalir Untuk Semua Peserta
Ia mengingatkan bahwa lulusan pariwisata sering kali terjebak dalam posisi yang tidak jelas, seperti staf harian tanpa kontrak.
Melalui pernyataan ini, Arya Wedakarna berharap dapat membangkitkan kesadaran di kalangan pelajar dan orang tua tentang pentingnya memilih jalur pendidikan yang lebih berkelanjutan dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Dalam unggahan di akun Instagram @aryawedakarna, ia menekankan bahwa pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan tren global saat ini untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Ia menyatakan bahwa pernyataannya bertujuan untuk mendorong putra-putri terbaik Bali menjadi frontliner di sektor pariwisata, bukan untuk mengurangi minat terhadap pendidikan pariwisata secara keseluruhan.
"Jika kita tidak bijak dalam memilih jurusan, kita bisa berakhir sebagai lulusan yang tidak memiliki peluang kerja yang baik," Ujar Arya Wedakarna.
Baca Juga: Aksi Terpuji! Warga Aceh Bantu Kumpulkan Ikan dari Truk Terbalik, Tanpa Menjarah
Dengan pernyataan ini, Wedakarna berharap dapat membangkitkan kesadaran di kalangan pelajar dan orang tua tentang pentingnya memilih jalur pendidikan yang lebih menjanjikan di masa depan.
Unggahan tersebut ramai dikomentari oleh warganet yang juga setuju dengan pernyataan dari Arya Wedakarna tentang pentingnya memilih jalur Pendidikan yang lebih menjanjikan di masa depan.
"Just opini, mungkin bali harus berbenah, dri segi trotoar Ubud yang banyak rusak, sampah beserahkan di jin, lampu penerangan minim, jdi harus nya pemda atau para pemimpin Bali mampu meberikan fasilitas yang baik terhadap turis, domestik/internasional, bali sudah di kenal di berbagai negara." tulis akun @wiiaguss_30.
"serius niki jik. ini masalah masa depan anak kami dan masa depan bali. saya yg sudah bekerja 25 di pariwisata harus bgmn. semoga pemerintah bali dan perwakilan bali bisa berjuang bali tetap menjadi top destinasi, Suksma." tulis akun @ayu_jlo.
Baca Juga: Efektivitas Trash Rack Dipertanyakan, Sampah Kembali Menumpuk di Tukad Mati
"BALI TIDAK JADI PRIORITAS BULE SEKARANG, TAPI PRIORITAS KUPANG DAN LOMBOK." tulis akun @lovarins.
"Tidak apa apa kalau tidak jadi prioritas utama, setidaknya punya waktu untuk bali berbenah." tulis akun @bliwayan.mart.
"Anak tiang sudah diarahkan ke Tehnik Kesehatan jadi tidak berharap banyak ke Pariwisata lagi kami ortu nya merasakan pasang Surut nya Pariwisata." tulis akun @niluhsudani_eka.
"lya jik ini akibat manajemen pariwisata yang amburadul, kemacetan dimana2, kriminal meningkat, bule banyak berulah, sampah dimana mana tanpa ada penanganan serius dari pemerintah, dollar nya saja dilihat tidak sungguh-sungguh berniat untuk kebaikan Bali.." tulis akun @inengahbudiana88.
Editor : Wiwin Meliana