SINGARAJA, BALI EXPRESS – Selicin-licinnya belut akhirnya tergoreng juga. Begitulah kira-kira nasib Putu BA alias Unyil. Pria 36 tahun itu adalah buronan langganan yang akhirnya tertangkap setelah sekian lama main kucing-kucingan dengan aparat. Dari sekian banyak operasi, Unyil selalu lolos dengan jurus menghilang ala ninja.
Tapi kali ini, petak umpetnya selesai juga. Polres Buleleng akhirnya berhasil menangkap Unyil setelah belajar dari pengalaman masa lalu. Ya, bisa dibilang, Unyil ini "sensei" dalam urusan kabur.
Unyil bukan pemain baru. Namanya sudah masuk TO (Target Operasi) di setiap penggerebekan. Tetapi Unyil tidak pernah tertangkap. Ia selalu lolos dari kejaran polisi. Bahkan, katanya dia sudah puluhan kali hampir tertangkap, tapi selalu berhasil lolos.
“Dia terkenal licin, setiap ada penangkapan dengan target Unyil ini, pasti hanya dia yang tidak tertangkap,” ungkap Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, Senin (17/3).
Dikatakan, Unyil telah beraksi mengambil sepeda motor di puluhan lokasi. Tidak hanya sepeda motor, ayam aduan pun turut dipetik. Selama beraksi, Unyil selalu ditemani rekannya, Putu ER alias Erik. Dia merekrut Erik untuk menjadi sopir. Setiap ada sepeda motor yang berhasil diculik, langsung diangkut dengan mobilnya.
“Motornya dijual di Desa Sidetapa. Dia random aja mengambil sepeda motor. Ada barang nenggel bisa diambil ya disikat sama dia. Hasilnya dijual. Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan beli narkoba,” kata dia.
Baca Juga: Polres Buleleng Fokus Kejar 4 DPO Kasus Narkotika
Meski lihai berkelid, dan berpindah-pindah tempat, Unyil kurang beruntung. Taktik pelariannya telah terbaca tim operasi Polres Buleleng. Ia pun berhasil diciduk. Tetapi Erik berhasil kabur. Erik baru saja keluar dari lapas. Bukannya insaf, malah tetap lanjut dengan hobi lamanya.
“Sekarang masih kabur. Ini lebih licin lagi. Tahun lalu, Erik yang membawa mobil itu sempat ditangkap, kasus yang sama juga,” ungkapnya.
Polisi menangkap Unyil dalam kondisi masih dalam pengaruh narkoba. Akhir petualangan Unyil ini akhirnya tiba juga. Setelah puluhan kali lolos, sekarang ia harus mempertanggungjawabkan aksinya.
Penangkapan pencuri kelas kakap ini, berawal pada Kamis, 4 April 2024, sekitar pukul 18.30 WITA, Kadek Suardika pulang kerja dan memarkir sepeda motornya di garasi rumah tanpa mengunci stang. Keesokan paginya, Jumat, 5 April 2024, sekitar pukul 06.00 WITA, ia mendapati kendaraannya hilang dari tempat semula. Setelah menanyakan kepada seluruh penghuni rumah dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya. Kadek Suardika pun melaporkannya ke polisi.
Alhasil, singkat cerita, Unyil tertangkap. Penangkapan dilakukan di sebuah pondok yang terletak di kebun milik nenek Unyil, yang berada di Banjar Dinas Lakah, Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mencuri satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam tahun 2019 dengan nomor polisi DK 2426 UAV sekitar sebelas bulan yang lalu.
Modus operandi yang digunakan adalah dengan mendorong kendaraan sejauh sepuluh meter sebelum memasukkannya ke dalam mobil Xenia hitam yang dibawa Erik.Sepeda motor itu lalu dibawa ke rumah Erik di Banjar Dinas Delod Pura, Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Berikut hasil curian Unyil dan Erik yang dilakukannya di 34 TKP selama berkeliaran sejak 2014.
- Spm Honda Scoopy warna hitam. tkp Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt.
- Spm Nmax warna hitam. tkp Dusun Prampas, Desa Banjar, Kecamatan Banjar.
- Spm Yamaha PCX warna hitam. tkp Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar
- Spm Honda Scoopy. tkp Desa Tajun, Desa Kubutambahan.
- Spm Nmax warna hitam. TKP Banjar Dinas Yehbiu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak.
- Spm Scoopy. tkp Njungsangiang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar.
- Spm King hitam. tkp Desa Ularan, Kecamatan Seririt.
- Spm Ninja warna Hijau. tkp Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.
- Spm Nmax. tkp Busungbiu Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu.
- Spm Nmax. tkp Desa Pemaron.
- Spm Nmax. tkp Desa Panji, Kecamatan Sukasada.
- Spm scoopy Hijau Army. tkp Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt.
- Spm merk Yamaha Nmax warna hitam. tkp Desa Tegal Bubunan, Kecamatan Seririt.
- Spm merk Vespa Sprint Iget 150 ABS, tkp Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus Kecamatan Banjar.
- 1 (satu) buah HP infinix. TKP Desa Kalianget.
- 8 (delapan) ekor Ayam. TKP BANGLI.
- Spm honda beat warna hitam. TKP Villa di Baturiti.
- Spm Vario warna hitam. TKP Kalianget.
- Spm Honda Scoopy warna putih. TKP Mayong.
- Spm Honda Vario. TKP Desa Banjar Asem.
- Spm Honda PCX warna Hitam. TKP Desa Kayuputih. Kecamatan Banjar.
- Spm Honda Scoopy warna putih. TKP Desa Temukus.
- MOBIL Honda CRV warna Abu-Abu. TKP Di Wilayah Baturiti.
- SPM Honda Beat warna hitam. TKP Desa Dencarik.
- HP Oppo warna hitam. TKP Desa Dencarik, Kecamatan Banjar.
- SPM Yamaha NMAX warna biru. TKP Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan.
- 14 (empat belas) Ekor Ayam. TKP Baturiti.
- Spm SHOGUN warna merah. TKP Banyuatis.
- Spm Honda Scoopy warna hitam. TKP Tabanan.
- Spm Honda Scoopy warna putih. TKP Lap. futsal Temukus.
- Spm Honda Beat warna abu-abu. TKP antara Tejakula/Kubutambahan.
- Spm Yamaha NMAX warna hitam. TKP Kintamani Bangli.
- 15 (lima belas) Ekor Ayam. TKP Kintamani Bangli.
- Spm Vespa warna abu-abu. TKP Kintamani.
****
Editor : Dian Suryantini