BALIEXPRESS.ID – Insiden mencekam terjadi di perairan Selat Bali! Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Makmur kandas akibat arus kuat dan angin kencang di utara Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (20/3/2025) dini hari.
Puluhan penumpang pun harus dievakuasi dalam operasi penyelamatan yang berlangsung dramatis.
Kandas di Tengah Laut, 93 Orang Terjebak!
Kapal yang dinakhodai Abdul Azis Hadji Jabbar itu mengalami kendala saat melintasi Selat Bali.
Arus deras menyeret kapal hingga terjebak di koordinat 08°07'492" S - 114°26'034" E. Di atas kapal, terdapat 32 unit kendaraan berbagai golongan serta 93 orang, terdiri dari 77 penumpang—termasuk 67 orang di dalam kendaraan dan 10 pejalan kaki—serta 13 kru kapal dan 3 kru kantin.
Evakuasi Dramatis di Tengah Gelombang
Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Jembrana, Dit Polairud Polda Bali, Batalyon C Sat Brimobda Bali, TNI-AL Gilimanuk, Basarnas Negara, Syahbandar Gilimanuk, BBKK Gilimanuk, dan PMI Jembrana segera dikerahkan.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengungkapkan bahwa 46 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke Dermaga Water Bee Gilimanuk sekitar pukul 10.35 WITA.
Dua penumpang lainnya dievakuasi ke Pelabuhan Ketapang.
"Para penumpang yang dievakuasi langsung dibawa ke Ruang VIV ASDP Gilimanuk menggunakan truk milik Batalyon C Sat Brimob Polda Bali untuk pemeriksaan kesehatan," ujarnya.
Nasib KMP Nusa Makmur, Masih Terdampar!
Hingga saat ini, kapal masih berada di lokasi kandas sambil menunggu air pasang untuk proses pemindahan.
Pihak kepolisian bersama otoritas terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan keselamatan serta kelancaran arus pelayaran di Selat Bali.
Peringatan bagi Pengguna Jasa Penyeberangan
Polisi dan otoritas pelabuhan mengimbau agar pengguna jasa penyeberangan lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta selalu mematuhi arahan otoritas pelabuhan demi keselamatan bersama. ***