BALIEXPRESS.ID – Kondisi Pasar Tradisional Karangsokong, Kabupaten Karangasem, Bali makin memprihatinkan! Hujan deras yang mengguyur Kamis malam (21/3) membuat atap pasar yang sudah rapuh tak mampu lagi menahan air, menyebabkan dagangan para pedagang basah kuyup.
Para pedagang pun mengeluhkan kerusakan ini, mengingat kondisi pasar yang semakin tak layak untuk berjualan.
Pedagang Kelimpungan, Dagangan Terendam Air!
Beberapa pedagang mengungkapkan rasa frustrasi mereka. Ni Luh Rupadi, salah satu pedagang, mengaku kewalahan menghadapi kondisi ini.
Baca Juga: Pernyataan Bung Towel setelah Timnas Indonesia Dibantai 5-1 oleh Australia: Singkat, Padat Jelas
"Saat hujan, dagangan saya basah semua. Saya terpaksa tutup lebih cepat dan keesokan harinya harus mengepel genangan air yang tersisa," keluhnya.
Tak hanya itu, upaya mencari tukang untuk memperbaiki atap pasar pun temui jalan buntu. Beberapa pedagang bahkan pasrah karena tak tahu harus berbuat apa.
"Saya mau perbaiki sendiri, tapi tukang tidak ada. Harapannya, setelah Pak Wakil Bupati turun, ada tindakan cepat agar kondisi ini tidak berlarut-larut," tambahnya.
Wakil Bupati Turun Langsung, Ada Solusi?
Menanggapi keluhan ini, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, langsung turun tangan meninjau kondisi pasar pada Jumat (22/3).
Baca Juga: Pamit Cari Kelapa di Ladang, Warga Bajing Klungkung Ini Ditemukan Meninggal Dunia
Ia berdialog dengan para pedagang dan menjanjikan solusi segera.
"Kami akan mencari langkah paling efektif. Ada delapan pedagang kain yang sementara ini harus dipindahkan karena bangunan tempat mereka berjualan mengalami kerusakan," ungkapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga berjanji akan membersihkan area pasar agar lebih nyaman dan layak digunakan untuk berdagang. ***
Editor : I Putu Suyatra