Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus DBD Bali Turun Drastis, Dinkes Catat 1.588 Kasus hingga Juli 2026

R
Penulis: Rika Riyanti❯
Petugas Dinas Kesehatan sedang melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah warga.
Ilustrasi Petugas Dinas Kesehatan sedang melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah warga.

Advertisement

 
BALIEXPRESS.ID — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bali menunjukkan penurunan tajam sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali mencatat sebanyak 1.588 kasus pada periode tersebut, jauh lebih rendah dibandingkan 9.116 kasus pada periode yang sama tahun 2025.

Penurunan juga terlihat pada jumlah kematian akibat DBD.

Advertisement

Jika sepanjang 2025 tercatat 13 kasus meninggal dunia, hingga pertengahan 2026 jumlah kematian akibat penyakit tersebut tercatat dua kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi tren penurunan kasus DBD.

Advertisement

Menurutnya, memasuki musim kemarau, jumlah kasus menunjukkan perbedaan cukup signifikan dibandingkan periode awal tahun yang masih berada dalam musim hujan.

"Jadi sampai di Juli itu kalau kita lihat memang ada penurunan kasus. Kalau kita lihat dari memang sekarang itu musim panas dibanding dengan Januari-Februari, jadi memang signifikan," kata dr. Raka Susanti, Rabu (12/8).

Selain perubahan musim, upaya pencegahan dan pengendalian DBD juga terus dilakukan.

Salah satunya melalui penguatan gerakan 3M Plus yang melibatkan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk.

Dinkes Bali juga mendapat dukungan dari pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Advertisement

Artikel Terkait

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan anggota DPRD Badung Made Bima Nata meninjau lokasi longsor pada Senin (2/11).

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Riset tersebut menemukan hanya 44 persen pengusaha perempuan yang mampu mempertahankan usahanya selama tiga hingga lima tahun. Sementara itu, hanya 23 persen yang dapat bertahan lebih dari lima tahun.

Bidik 64 Ribu Pekerja, Perlindungan Jaminan Sosial Diperluas Lewat Jaringan BPR

Bidik 64 Ribu Pekerja, Perlindungan Jaminan Sosial Diperluas Lewat Jaringan BPR

Pekerja sektor informal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sasaran perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan PT BPR Bank Nusamba Bali Nus

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer