Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

AMOR ING ACINTYA! Lansia di Klungkung Hanyut Saat Mandi di Sungai, Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Jam Pencarian

I Putu Suyatra • Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:58 WIB

DIEVAKUASI : Jenazah Ni Nyoman Warsi saat dievakuasi setelah dicari tiga jam. (Foto: Humas Polres Klungkung)
DIEVAKUASI : Jenazah Ni Nyoman Warsi saat dievakuasi setelah dicari tiga jam. (Foto: Humas Polres Klungkung)

BALIEXPRESS.ID – Warga Desa Tegak, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali, digegerkan dengan penemuan jasad Ni Nyoman Warsi (60) di aliran sungai Banjar Bajing, Jumat (21/3/2025).

Warsi diduga hanyut terbawa arus saat mandi, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah tiga jam pencarian.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, Warsi sempat keluar rumah sekitar pukul 07.00 untuk memetik bunga pacah.

Baca Juga: Terekam CCTV! Residivis Nekat Bobol Kotak Amal di Makam Pendiri Pesantren

Biasanya, ia kembali sekitar pukul 10.00, namun kali ini ia tak kunjung pulang.

"Adiknya kemudian mencari ke lokasi tempat korban biasa memetik bunga, tetapi tidak menemukannya di sana," ujar Iptu Agus.

Kecurigaan semakin kuat saat adik korban menemukan pakaian, handuk, dan payung Warsi di sekitar aliran sungai.

Sadar ada yang tidak beres, ia segera menghubungi Bhabinkamtibmas dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Klungkung.

Tim gabungan bersama warga langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga: Mawinten: Ritual Penyucian Diri yang Penuh Makna bagi Umat Hindu Bali, Siapa Saja yang Bisa Mengikutinya? Apakah Sanggah Kemulan Perlu Ada Pemangku?

Setelah tiga jam pencarian yang penuh harap, Warsi akhirnya ditemukan. Namun sayangnya, ia sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Korban ditemukan dengan luka memar di bagian wajah, yang diduga akibat terbentur bebatuan di sungai," jelas Iptu Agus.

Pihak keluarga yang terpukul atas kejadian ini memilih menolak otopsi dan menerima musibah ini dengan lapang dada.

Jenazah Warsi pun langsung dibawa ke rumah duka untuk prosesi adat.

Musibah ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras. *** 

Baca Juga: UPDATE 3 POLISI TEWAS DI TEMBAK! Benarkah Ada Setoran Judi Sabung Ayam di Way Kanan? Begini Jawaban Kapolda Lampung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #lansia #mandi #hanyut #Kabupaten Klungkung