BALIEXPRESS.ID - Polisi akhirnya membeberkan secara lengkap kejadian seorang ibu pengemudi mobil yang tewas tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kuta, sebelah utara BCA, Kuta, Badung, pada Sabtu 22 Maret 2025 Pukul 12.15 WITA.
Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra menerangkan, identitas ibu pengemudi mobil Dihatsu Agya warna putih berplat DK 1478 FBJ yang tewas tertimpa pohon tumbang adalah Desima Christina Renta Damanik, 49.
Korban berasal dari Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara itu, anaknya yang berhasil selamat dari maut berinisial KRTP, 9.
Adapun kronologi tragedi tragis ini menurut KRTP kepada polisi, bermula ketika ia dan ibunya keluar dari hotel hendak membeli makan siang.
"Mereka saat itu menaiki mobil hendak menuju Starbuck," ujar AKP Agus.
Tetapi saat melintas di Jalan Raya Kuta, terlihat cuaca hujan disertai angin kencang.
Tiba-tiba saja, ada pohon besar yang tumbang dan menimpa kendaraan mereka. Anak itu sontak berteriak meminta tolong.
Dari kesaksian I Wayan Bayu Adi Guna, 35, yang sedang makan di Kantor Rental Kamera Pondok Lensa tepat depan TKP, kala itu terdengar suara benturan yang sangat keras.
Sehingga, saksi bergegas berlari kebawah dan melihat di depan kantor ternyata ada pohon tumbang yang menimpa mobil Agya.
Saksi lantas memanggil rekan kerjanya untuk mengecek situasi di dalam mobil.
Dia melihat ada anak kecil sekira berusia 10 tahun di kursi belakang mobil.
Maka, Bayu dan rekannya langsung mengambil batu dan memecahkan kaca belakang mobil untuk mengeluarkan anak tersebut.
"Saksi membawa KRTP ke kantor tempat kerjanya agar aman, mengingat kondisinya sedang syok," tambahnya.
Sedangkan, pengendara mobil masih dalam keadaan kejepit.
Saksi pun meminta temannya untuk menghubungi damkar.
Tak berselang lama, petugas kepolisian, BPBD, serta TNI tiba di lokasi.
Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mengalihkan arus menuju Jalan Sunset Road Kuta. Kabel listrik juga diputus oleh petugas PLN.
Petugas BPBD melakukan pemotongan batang pohon kayu santan menggunakan mesin sensor, serta memindahkan batang, ranting dan daun yang melintang di badan jalan.
"Berikutnya, Personil SAR Sabhara Polda Bali melakukan pengangkatan potongan kayu dan pemotongan bagian kap mobil Agya," tuturnya.
Proses evakuasi tuntas pukul 14.40 WITA.
Petugas menemukan Desima masih duduk di kursi sopir memakai celana panjang warna krem, baju kaos wana abu abu.
Pada paha kirinya terdapat bercak darah, pakaian, tangan kiri memakai jam tangan, terdapat dua buah tas.
Selanjutnya, jenazah wanita itu dibawa menggunakan ambulance ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Menurut AKP Agus, penyebab tumbangnya pohon kayu santan ini adalah cuaca buruk, hujan lebat disertai tiupan angin kencang.
Diperparah dengan kondisi akar pohon tidak kuat menopang batang.
Apalagi daunnya yang sangat rimbun ketika terguyur hujan lebat dan tiupan angin yang sangat kencang. (*)
Editor : I Gede Paramasutha