BALIEXPRESS.ID - Penyerahan remisi diberikan oleh Pemerintah dan diserahkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pemberian Remisi Khusus (RK) Nyepi kepada narapidana beragama Hindu dan RK Idul Fitri bagi narapidana umat Islam.
Khusus untuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan diberikan RK Nyepi diberikan kepada 104 orang Warga Binaan dan RK Idul Fitri bagi 34 orang Warga Binaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menjelaskan pemberian remisi adalah bentuk kehadiran Negara dalam memberikan penghargaan dan juga perhatian terhadap para narapidana yang sedang menjalani program pembinaan di dalam Lapas/ Rutan.
“Remisi ini juga diharapkan dapat mendorong narapidana untuk menjadi Warga Negara yang lebih baik dan produktif,” jelasnya Selasa (1/3).
Dilanjutkan Kalapas Prawira, remisi Khusus Nyepi dan Idul Fitri ini merupakan bentuk kepedulian Negara terhadap Warga Binaan yang beragama Hindu dan Islam.
Dengan adanya Remisi yang diberikannya ini dapat memacu semangat hidup para Warga Binaan untuk menjadi pribadi dan Warga Negara yang lebih baik di masa depan.
Prawira juga menyampaikan Selamat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri bagi Warga Binaan. Beliau berharap pada pelaksanaan kegiatan hari raya Warga Binaan tetap dapat menjaga keamanan dan ketertiban.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat menyambut hari kemenangan bagi teman-teman yang merayakan tetapi ingat jangan euforia yang berlebihan demi tetap terjaganya situasi di dalam Lapas aman dan kondusif,” pintanya.
Pemberian remisi khusus Nyepi dan Idul Fitri ini dilaksanakan secara terpusat di Lapas Kelas IIA Cibinong bersama Menimipas dan diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Pemasyarakatan baik Lapas maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Indonesia.
Salah satu Warga Binaan penerima remisi Khusus Nyepi, Putu Sandika, mengaku sangat bersyukur atas perolehan remisi yang diterimanya. Sandika juga berharap dengan adanya remisi ini bisa mengurangi masa hukumannya.
“Semoga dengan potongan hukuman ini saya semakin dekat dengan kepulangan sehingga nanti saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas yang sudah memperjuangkan hak-hak kami,” ungkapnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana