Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penjelasan Kapendam Soal Polemik Kerja Sama Unud-Kodam IX/Udayana yang Picu Kekhawatiran Mahasiswa

I Gede Paramasutha • Kamis, 3 April 2025 | 04:30 WIB

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana

BALIEXPRESS.ID - Kerja sama antara Universitas Udayana (Unud) dan Kodam IX/Udayana yang bertujuan memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan, justru menuai polemik di kalangan mahasiswa.

Kekhawatiran akan militerisasi kampus dan intervensi kebebasan akademik menjadi sorotan utama.

Para mahasiswa menilai kerja sama ini berpotensi mengancam independensi kampus dan kebebasan berekspresi.

Baca Juga: AMOR ING ACINTYA! Kronologi Mahasiswi Bali Tewas dalam Kecelakaan Maut Saat Magang di Amerika Serikat

Mereka khawatir kehadiran TNI di lingkungan kampus akan menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi kegiatan akademik.

"Kami khawatir kerja sama ini akan membatasi ruang gerak mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dan berorganisasi," ujar salah seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Pihak Kodam IX/Udayana pun berupaya meredam kekhawatiran tersebut dengan menegaskan bahwa kerja sama ini murni bersifat edukatif dan tidak ada agenda militerisasi.

Mereka menjamin bahwa seluruh kegiatan dalam kerja sama akan berpegang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tidak akan mengganggu independensi akademik.

Baca Juga: Tanggapan Tak Terduga Para Netizen dalam Pusaran Dugaan Skandal Ridwan Kamil vs Lisa Mariana yang Melibatkan Ayu Aulia 

"Ini merupakan tindak lanjut dari MoU Kemendikbudristek dengan TNI pada 2023. Fokusnya adalah penguatan karakter, wawasan kebangsaan, dan program edukatif yang partisipatif," ujar Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana.

Namun, apakah penjelasan ini cukup meyakinkan mahasiswa?

Baca Juga: Revisi UU TNI: Modernisasi dan Profesionalisme Militer untuk Pertahanan Nasional yang Lebih Kuat

Beberapa mahasiswa tetap bersikeras menolak kerja sama ini dan menuntut dialog terbuka dengan pihak universitas dan Kodam IX/Udayana.

"Kami ingin penjelasan yang lebih rinci mengenai program-program yang akan dijalankan dan bagaimana mekanisme pengawasannya," tegas seorang mahasiswa lainnya.

Hingga saat ini, polemik kerja sama Unud-Kodam IX/Udayana masih terus berlanjut.

Diharapkan, kedua belah pihak dapat menemukan solusi yang saling menguntungkan dan tidak merugikan kepentingan mahasiswa. *** 

Baca Juga: Kisah Wayan PI, Remaja 15 Tahun Residivis Jambret Beraksi di Kuta, Sasar Turis India dan Gasak Kalung Emas Senilai Rp 78 Juta!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#mahasiswa #kerjasama #unud #Kodam IX/Udayana