Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pelanggaran Nyepi di Jembrana; Gubernur Koster Akan Temui MUI, Selesaikan Masalah Tanpa Masalah

Wiwin Meliana • Sabtu, 5 April 2025 | 16:05 WIB

Gubernur Koster akan menemui MUI terkait pelanggaran Nyepi di Jembrana
Gubernur Koster akan menemui MUI terkait pelanggaran Nyepi di Jembrana

BALIEXPRESS.ID-Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan bahwa ia akan menyelesaikan persoalan pelanggaran yang terjadi saat perayaan Hari Raya Nyepi di Loloan Timur, Jembrana, dengan penuh kehati-hatian.

 Ia menegaskan akan menyelesaikan masalah tersebut tanpa menimbulkan masalah baru.

Baca Juga: PECAH TELUR! Timnas Indonesia U-17 Bikin Raksasa Asia Tertunduk: Korea Selatan KO di Laga Pembuka Piala Asia!

Hal ini disampaikan oleh Koster saat bertemu dengan awak media pada Selasa (2/4/2025).

Menurut Koster, tindakan pelanggaran yang terjadi saat Nyepi di Loloan Timur, seperti warga yang keluar rumah dan beraktivitas seperti biasa, jelas tidak pantas dilakukan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini harus dilakukan dengan bijak, agar tidak menambah ketegangan di masyarakat.

"Saya kira itu tidak sepantasnya dilakukan. Tentu harus menyikapi dengan cara yang baik, tidak menimbulkan persoalan. Jangan sampai menyelesaikan masalah, menimbulkan masalah baru," ujar Koster.

Baca Juga: Kondisi Memprihatinkan, Plafon Kantor Dinas Koperasi Bangli Rusak Bertahun-tahun

Terkait langkah selanjutnya, Koster menyebutkan bahwa ia berencana untuk mengadakan pertemuan dengan berbagai organisasi Islam setelah suasana Hari Raya Idul Fitri.

Pertemuan tersebut akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh-tokoh dari organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, serta organisasi lainnya.

“Habis Idul Fitri saya akan bertemu dengan MUI, tokoh-tokoh umat Muslim di NU dan Muhammadiyah, dan termasuk organisasi lain untuk membahas hal-hal seperti kejadian di Jembrana kemarin,” jelas Koster.

Baca Juga: Tragedi di Balik Keindahan Jembatan Tukad Bangkung: Lima Kasus Ulah Pati dengan Enam Korban

Gubernur Bali dua periode ini mengakui bahwa pelanggaran yang terjadi selama umat Hindu menjalankan tapa brata pada Hari Raya Nyepi memang tidak sepantasnya terjadi.

 Salah satu pelanggaran yang menarik perhatian publik adalah sebuah video yang beredar, menunjukkan warga Loloan Timur, Jembrana, keluar rumah dan beraktivitas seperti biasa pada saat Nyepi, bahkan beberapa di antaranya terlihat melakukan kegiatan jual beli.

Koster berharap dengan langkah yang hati-hati dan melibatkan semua pihak terkait, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tanpa menimbulkan ketegangan lebih lanjut di masyarakat.

 

Editor : Wiwin Meliana
#nyepi #koster #mui #loloan timur