BALIEXPRESS.ID – Pelayanan kesehatan bagi warga Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, yang Kasepekang yang ditangani oleh Dinas Kesehatan Klungkung melalui Puskesmas Dawan I terus berjalan setiap hari secara bergiliran di lokasi pengungsian, UPT SKB Banjarangkan, Klungkung.
Dalam pelayanan tersebut, keluhan yang paling sering ditangani adalah nyeri lutut. Pelayanan dimulai pukul 10.00 WITA dan berlangsung hingga semua pasien selesai ditangani.
Pantauan di lapangan, Minggu (6/4/2025), ada dua petugas kesehatan yang bertugas yakni Widiantari dan Rahayu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan 21 warga Kasepekang. Pemeriksaan tensi darah menjadi salah satu bagian dari layanan yang diberikan.
Selain itu, seorang warga bernama Nyoman Sutri masih menjalani perawatan karena mengalami patah tangan dan harus diopname sejak sehari sebelumnya.
Sementara itu, beberapa warga mengungkapkan kerinduan mereka terhadap keluarga dan kampung halaman, terutama menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Salah satunya, Ni Made Wiji, 60, yang mengungkapkan bahwa ia rindu berkumpul bersama anak dan keluarga.
"Anak saya di Denpasar, saya biasanya berkebun, bikin jajan, dan mengurus ternak. Sekarang semua diurus bapak mertua," ujarnya sambil memegangi lututnya yang masih terasa nyeri.
Senada dengan itu, Putu Suartika, 53, berharap permasalahan yang sedang dihadapi segera selesai agar bisa kembali pulang. "Saya tidak punya masalah apa-apa, dan berharap hari ini bisa pulang. Anak saya ada tiga, yang satu masih SMA di Denpasar, yang dua lainnya tinggal bersama kakaknya. Sebelumnya saya beternak babi, tapi saat COVID-19 saya jual," ucapnya.
Suartika juga menceritakan bahwa warga Kasepekang lainnya banyak yang berprofesi sebagai peternak sapi, dan saat ini ternak-ternak tersebut sementara diurus oleh kerabat mereka dari banjar lain.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah warga Kanorayang berencana mengambil barang pribadi mereka ke rumah di Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida. Di antaranya untuk mengambil barang penting seperti laptop.
Sedangkan Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama pihak terkait terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kasepekang, sambil menunggu proses penyelesaian status tempat tinggal mereka. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana