BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan akan terus hadir untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga, termasuk mereka yang mengalami kondisi sosial Kasepekang di Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, menanggapi situasi sejumlah warga yang saat ini ditampung sementara di UPT SKB Banjarangkan.
"Pemkab pada prinsipnya menjadi pengayom seluruh masyarakat, tanpa memandang siapa yang benar atau salah. Langkah-langkah pengamanan dan evakuasi yang kami ambil semata-mata untuk memastikan tidak ada warga yang dirugikan, apalagi sampai mengalami hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Bupati Satria, Senin (7/4/2025).
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adalah bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Pemkab kini sedang berproses untuk menempatkan sementara warga yang terdampak ke lokasi aman, sembari menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul.
"Kita tempatkan sementara di SKB, karena saat ini kondisi belum memungkinkan mereka untuk kembali ke tempat asalnya. Ini untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan," jelasnya.
Bupati Satria juga menyebut, selain kebutuhan dasar, pemerintah turut memperhatikan aktivitas warga seperti pendidikan anak-anak maupun usaha ekonomi keluarga. Pemkab disebut telah mengarahkan jajaran agar membantu warga tetap menjalankan aktivitasnya dengan tenang selama masa penanganan.
"Kami sedang menyusun arahan dan langkah-langkah lanjutan agar proses ini berjalan tertib. Intinya, pemerintah tidak membeda-bedakan. Kita hadir untuk semua warga, dan yang paling utama adalah menjaga kedamaian di tengah masyarakat," tegasnya.
Pemkab Klungkung berharap situasi ini dapat segera diatasi secara damai, dengan semua pihak menahan diri dan menjaga keharmonisan antarwarga. Langkah mediasi serta pendekatan kemanusiaan disebut terus dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa terabaikan. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana