Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Galungan, Hasil Pemantauan TPID Badung Harga Kebutuhan Pokok dan Upacara Meningkat

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 15 April 2025 | 23:06 WIB
PEMANTAUAN: TPID Badung saat melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar di Kabupaten Badung.
PEMANTAUAN: TPID Badung saat melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar di Kabupaten Badung.

BALIEXPRESS.ID – Jelang Hari Raya Galungan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami peningkatan.

Bahkan sarana dan prasarana upacara juga mengalami lonjakan harga.

Hal ini terungkap setelah Tim Penanganan Inflasi Daerah (TPID) melakukan monitoring harga disejumlah pasar yang ada di Kabupaten Badung.

Dari hasil pemantauan, harga Cabe merah besar, Daging babi, Minyak dan juga beras mengalami peningkatan.

Begitu juga sarana dan prasarana upacara mulai melonjak, seperti Kelapa Kecil, Janur Bali, dan telur bebek.

Kendati demikian meski ada kenaikan harga, ketersediaan bahan pokok dinilai masih aman, termasuk pendistribusiannya.

Kabag Perekonomian Setda Badung Anak Agung Sagung Rosyawati saat dikonfirmasi, pun tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku jika sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga jelang hari raya Galungan.

Hal itu pun sesuai dengan hasil monitoring ke sejumlah Pasar di Kabupaten Badung yang dilakukan oleh TPID Kabupaten Badung.

“Iya untuk komoditas terus mengalami kenaikan. termasuk saat ini yang naik yakni sarana dan prasarana upakara,” ujar Rosyawati, Selasa (15/4).

Pihaknya menyebutkan, hasil monitoring yang dilakukan komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni Cabai Merah besar yang saat ini diantara Rp 60.550 - 70 ribu per Kg.

Sementara minyak Goreng juga mengalami kenaikan dari Harga Eceran Tertinggi (HET) 15.700 per liter kini meningkat menjadi Rp 19.667 per liter.

Selain itu, harga beras juga meningkat. Untuk beras preminum dengan HET Rp 14.900 per Kg kini menjadi 19.667 per Kg.

Begitu juga beras Medium dengan HET 12.500 pe Kg menjadi Rp 14.483 per Kg.

Harga daging babi juga naik dari Rp 99.667 kini sudah diangka Rp 103 ribu per Kg.

“Harga bawang merah juga centrung mengalami lonjakan. Harga acuan pemerintah itu dikisaran Rp 36.500 - 41 ribu per Kg namun dipasaran sudah mencapai Rp 45.083 per Kg,” ungkapnya.

Untuk sarana upacara, Rosyawati memaparkan, yang peningkatan salah satunya, yakni kelapa kecil atau sering disebut Nyuh Daksina.

Sebelumnya harga kelapa kecil hanya Rp 5-8 ribu per biji, namun kini tembus diangka Rp 15 ribu.

“Sebelumnya memang ramai di media sosial, harga kelapa perbiji sampai Rp 20 ribu. Namun dari monitoring kami di Badung kini Rp 15 ribu per biji,” ucapnya.

Sementara kebutuhan upakara yang lain yang dinilai mengalami lonjakan harga yakni janur jawa Rp 43 ribu, Janur Bali Rp 63 ribu, dan telur bebek Rp 4 ribu/biji.

“Semua bahan upakara ini harganya bisa terus naik, jelang hari-hari besar keagamaan,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#upacara #kebutuhan pokok #galungan #meningkat #badung