BALIEXPRESS.ID – Video yang menampilkan dugaan pemukulan terhadap seorang pacalang di areal Bencingah Pura Agung Besakih, Desa Adat Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, viral di media sosial.
Rekaman tersebut disebut-sebut berasal dari kamera CCTV yang terpasang di area pura.
Dalam video terlihat adanya perdebatan antara pamedek dengan seorang pacalang.
Tak lama berselang, pamedek itu tampak menampar wajah pacalang bernama I Nengah Wartawan dengan tangan kirinya.
Seorang pria terlihat mencoba melerai, namun situasi semakin memanas saat pamedek lain datang dan menghampiri pacalang tersebut, hingga terjadi dugaan pemukulan.
Belum diketahui secara pasti motif dari peristiwa yang terjadi saat pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di pura terbesar di Bali itu.
Kasus ini kini masih ditangani oleh pihak kepolisian. Usai kejadian pada Senin (14/4/2025), korban telah melapor ke Polsek Rendang.
Akibat kejadian tersebut wajah korban sebelah kanan mengalami memar.
Di sisi lain, Desa Adat Besakih memutuskan menggelar upacara pengerapuhan atau pembersihan secara niskala sesuai kepercayaan umat Hindu di Bali.
Dikutip dari akun Facebook Pura Agung Besakih, upacara digelar di lokasi kejadian pada Selasa (15/4/2025).
Upakara yang dihaturkan antara lain: banten sesayut, pemiak kala, pemoga kala, jaga satru, sapuh awu, kala simpang, penundung kala, pengulap-pengambian, dan caru manca sata jape kala.
Dane Jro Gede Anglurah Bendesa yang muput upacara Selasa sore itu.
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, menyampaikan bahwa ritual tersebut dilaksanakan berdasarkan keputusan rapat yang dihadiri oleh prajuru desa, perbekel, pemangku, pacalang, dan unsur masyarakat lainnya pada Senin (14/4/2025) malam.
“Paruman memutuskan untuk melaksanakan upacara pemrayasista dengan sarana pecaruan manca sata,” ungkapnya. (*)
Editor : I Made Mertawan