Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mayang Tari, Jaksa Cantik Yang Berharap Perempuan Gen-Z Menjadi Generasi Tangguh

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 17 April 2025 | 01:36 WIB
Mayang Tari, Jaksa Cantik Ini Berharap Perempuan Gen-Z Menjadi Generasi Tangguh.
Mayang Tari, Jaksa Cantik Ini Berharap Perempuan Gen-Z Menjadi Generasi Tangguh.

BALIEXPRESS.ID- Sebelum menjadi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, (Kasi Datun), Kejari Tabanan, Mayang Tari Peranginangin, sempat trending di dunia Maya pada tahun 2021 silam.

Pasalnya, saat menjabat Kasubsi Pra Penuntutan Seksi Pidana Umum Kejari Kota Cilegon ini tahun 2021 lalu, perempuan kelahiran Jakarta 17 Februari 1993 ini trending di media sosial karena sukses melakukan penuntutan terhadap dua terdakwa kasus sabu senilai Rp 13 miliar.

Siapa sangka jaksa cantik dengan followers Instagram sebanyak 27,7 ribu ini memulai karirnya sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar pada tahun 2018 silam.

Seperti apa perjalanan karir alumni SMA 70 Jakarta ini, hingga saat ini kembali menjadi jaksa di Kejari Tabanan dengan jabatan Kasi Datun?

Ketika ditemui, Mayang Tari dengan senang hati berbagi cerita tentang perjalanan karirnya dan harapannya kepada Gen-Z perempuan untuk bisa menjadi generasi yang tangguh.

Sebelum menjadi jaksa, ternyata bercita-cita menjadi seorang pengacara.

"Cita-cita saya sebenarnya adalah menjadi pengacara, bahkan sebelum ikut tes CPNS Jaksa ini, saya sempat magang di kantor pengacara. Tapi karena lulus test, maka saya pun mengikuti proses CPNS di Jambi tahun 2015 silam," jelasnya.

Setelah menyelesaikan proses CPNS di Jambi, pada tahun 2018 Mayang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa(PPJ) di jakarta, enam bulan setelah pendidikan jaksa akhirnya Mayang Tari menjadi jaksa di Kejari Gianyar 2018-2020 sebagai jaksa fungsional.

Setelah menjadi Jaksa Fungsional di Kejari Gianyar, pada tahun 2020 alumni Fakultas Hukum Universitas Gajahmada (UGM) ini, bertugas sebagai Kasubsi Pra Penuntutan Seksi Pidana Umum pada Kejari Kota Cilegon dan disinilah Mayang Tari dikenal karena kesuksesannya melakukan penuntutan terhadap jaringan Narkotika Internasional.

Setelah di Kejari Cilegon, sejak tahun 2023, Mayang Tari pun bertugas di Kejari Kota Tangerang hingga akhirnya kembali betugas di Pulau Bali tepatnya di Kejari Tabanan sejak Januari 2025 sebagai Kasi Datun.

"Di Kejari Tabanan ini lah saya mulai menjadi Kasi, jadi bisa dikatakan Pulau Bali merupakan bagian terpenting dalam perjalanan karir saya, saya pertama kali jadi Jaksa di Bali dan pertama kali menjabat sebagai Kasi juga di Bali, meski di Kejari yang berbeda," ungkapnya.

Baca Juga: Korsleting Listrik, Gedung DPRD Badung Hampir Terbakar: Diduga Berawal dari Genset

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April mendatang, apa harapan dari Jaksa Cantik yang saat ini sedang hobby main padel ini? Menurut Mayang, meski sudah lebih satu abad, namun sosok Kartini masih menjadi simbol emansipasi di masa modern saat ini.

"Menurut saya, peringatan hari Kartini itu sangat penting, karena saat ini kaum perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata. Perempuan bisa meraih cita-citanya dan tentunya berkarir sesuai dengan kemampuannya," ungkapnya.

Karena itulah, di era modern sekarang ini, Mayang Tari menaruh harapan cukup besar pada para Gen-Z, supaya tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita atau membangun karir. Apalagi saat ini, Generasi Z diakui Mayang hidup dalam beragam kemudahan teknologi.

"Saya berharap para Gen-Z ini tidak mudah menyerah, khususnyabagi para perempuan Generasi Z. Mari naikkan value sebagai seorang perempuan, sehingga kedepannya perempuan Gen-Z bisa menjadi generasi yang tangguh," harapnya.

Editor : IGA Kusuma Yoni
#perayaan kartini #Gen-Z #jaksa #emansipasi wanita