BALIEXPRESS.ID - Asap tebal mengepul dari arah Gedung DPRD Badung, Rabu (16/4).
Kebakaran ini diduga akibat adanya korsleting listrik yang terjadi saat pemasangan AC atau pendingin udara.
Kebakaran ini terjadi di ruang genset yang berada di basement gedung tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan sekitar pukul 18.00 Wita, dua mobil pemadam kebakaran atau Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung melakukan penanganan.
Beruntung api tidak membesar dan menyebabkan kebakaran meluas.
Sehingga berkas-berkas di dalam gedung dan kendaraan yang terparkir tidak dilahap si jago merah.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis: Inovasi Pemerintah Menuju Indonesia Sehat dan Tangguh
Kepala Bagian Umum Setda Badung, Nyoman Artaka yang ditemui dilokasi, menyatakan sebelum adanya api dilakukan pemasangan AC di salah satu ruangan.
Saat itu terjadi korsleting sehingga listrik langsung padam.
Kemudian genset yang berada di area basement gedung Wakil Rakyat ini mulai menyala.
Baca Juga: Korsleting Listrik, Gedung DPRD Badung Hampir Terbakar: Diduga Berawal dari Genset
Hanya saja terjadi korsleting kembali dan menyebabkan kebakaran.
“Saat listrik padam, genset kan otomatis menyala. Listrik dari genset yang tegangannya besar ini diduga menyebabkan trafo outfit (panel penghubung) terbakar,” ujar Artaka.
Sementara itu, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta menyatakan, kebakaran diduga terjadi dari korsleting output AC.
Pihaknya pun menyebutkan, akan ada mekanisme dari pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan.
Hal ini untuk mengetahui apakah memang akibat korsleting listrik atau ada sabotase.
“Jadi pihak kepolisian akan mengecek terjadinya itu kenapa. Karema korsleting atau sabotase. Kalau korsleting akan dikembalikan ke kami untuk segera melakukan penanganan,” ungkap Alit Sucipta saat langsung meninjau ke lokasi.
Wabup yang akrab disapa Gus Bota ini juga memastikan, seluruh berkas dan peralatan lainnya tidak dilahap api.
Bahkan Diskarmat dinilai telah emlakukan penanaganan dengan baik.
“Berkas pasti aman, karena genset posisinya di bawah. Dinas Kebakaran telah menangani dengan baik, jadi tidak ada mengarah ke arsip,” jelasnya.
Dari adanya kebakaran ini, mantan Anggota DPRD Bali ini juga meminta untuk memperketat keamanan.
Sebab listrik di gedung DPRD Badung harus dipadamkan hingga hasil pengecekan selesai.
“Sudah saya sampaikan ke Security agar lebih memperketat, agar juga ditambah penjagaannya khususnya di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung,” paparnya seraya meminta Bagian Umum Setda Badung melakukan penanganan setelah pengecekan pihak kepolisian selesai. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga