Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peringatan Keras! Gubernur Koster Minta Warga Tak Jual Tanah Di Sekitar Turyapada Tower

Wiwin Meliana • Selasa, 22 April 2025 | 15:39 WIB

Gubernur Koster mengingatkan agar warga tak menjual lahan disekitar Turyapada Tower
Gubernur Koster mengingatkan agar warga tak menjual lahan disekitar Turyapada Tower

BALIEXPRESS.ID-Gubernur Bali Wayan Koster memberikan peringatan keras kepada masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower, Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng, untuk tidak menjual tanah mereka.

Dalam peluncuran siaran TV Digital dari Turyapada Tower, Koster menekankan pentingnya menjaga kepemilikan lahan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.

Baca Juga: Beredar Isu Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, Begini Tanggapan Kuasa Hukumnya

“Jangan sampai tanahnya dijual ke pihak luar, lalu kita hanya bisa menonton dan menyesal seumur hidup,” ujar Koster, Jumat (18/4/2025).

Turyapada Tower diproyeksikan menjadi ikon wisata baru dunia karena posisinya yang unik—satu-satunya menara siaran yang berdiri di perbukitan dengan panorama spektakuler.

 Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat Danau Beratan, Buyan, Tamblingan, hingga pantai di utara Bali.

Untuk mencegah spekulasi lahan dan pembangunan liar, Koster meminta Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, segera menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang melarang pembangunan bangunan tinggi di sekitar tower.

Baca Juga: Aipda AD Oknum Polisi Diduga Rudapaksa Ibu Mertua, Kini Dipecat Tidak Hormat

Ia juga meminta Bupati mengumpulkan para kepala desa dan bendesa adat untuk mengedukasi warga agar tidak tergiur menjual lahannya.

“Buat model kerja sama jika ada investor yang ingin mengelola. Harga tanah akan terus naik, lebih bijak disewakan atau dikelola bersama ketimbang dijual,” tambah Koster.

 

Pusat Wisata Teknologi dan Budaya

 

Turyapada Tower tidak hanya difungsikan sebagai menara siaran, tapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis teknologi dan budaya. Fasilitas yang disiapkan meliputi:

Skywalk dan jembatan kaca

Restoran putar 360 derajat

Planetarium dan museum kebudayaan

Kebun bunga dan buah, taman bermain anak, glamping, hingga flying fox

Gondola sepanjang 1,4 km dari area parkir menuju tower

Zona UMKM dan restoran lokal

 Baca Juga: Mengamuk dan Acungkan Sajam di Pemogan, Buruh Proyek Diamakan Polisi, Begini Pengakuannya

Dengan konsep hijau, edukatif, dan berkelanjutan, kawasan ini diharapkan menjadi magnet wisata baru yang mengangkat ekonomi masyarakat lokal.

Koster menegaskan bahwa keberadaan Turyapada Tower adalah peluang emas bagi masyarakat sekitar, dan sudah sepatutnya dimanfaatkan dengan bijak.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#turyapada tower #tanah #koster #menjual