BALIEXPRESS.ID – Tren senyum manis ala aktor Korea Selatan Kim Seon-ho dalam drama When Life Gives You Tangerines kini tengah menghipnotis warganet dunia, termasuk Indonesia.
Tagar #KimSeonHoSmile merajai media sosial berkat maknanya yang dalam, senyum tulus penuh cinta, ketabahan, dan kehangatan emosional.
Tak hanya selebriti Korea seperti Kai EXO, Dahyun TWICE, dan Renjun & Mark NCT yang ikut meramaikan, tapi juga para influencer dari berbagai negara.
Dan dari Bali, muncul satu nama yang kini dijuluki sebagai "Ratu Senyum Seonho" versi Indonesia, yaitu Ayu Puspa.
Lewat akun Instagram-nya, @hallopuspa_, Ayu Puspa mengunggah video yang langsung viral.
Dalam video berdurasi pendek itu, ia tampil anggun mengenakan kebaya Bali, tersenyum lembut pada seorang bayi yang digendong.
Senyum hangatnya bukan hanya menyentuh hati, tapi juga menyentuh layar jutaan pengguna Instagram.
Hasilnya? Video tersebut sukses meraih lebih dari 1,6 juta likes dan ribuan komentar hanya dalam hitungan hari.
Yang membuat video ini menonjol bukan cuma senyumnya, tapi juga konsep lokal yang autentik.
Kebaya Bali dan interaksi hangat dengan bayi membawa nuansa budaya Indonesia ke dalam tren global ini, menjadikannya unik dan tak terlupakan.
Tak pelak unggahannya mengundang canda tawa netizen.
- “Yg dibecandain anaknya, yg baper bapaknya ????” — @sobat.kuliner.ig
- “Manis banget, bikin diabetes nih!” — @natyashina
- “Gulanya tinggi banget ya, Mbak ????” — @dvitaindrianaa
- “Bukan godain kamu, Pak. Itu anakmu. Tenang aja!” — @caturjuniarsanto
Banyak yang menilai senyum Ayu adalah senyum paling ikonik dalam tren ini, karena dinilai mampu menangkap esensi senyum ala Kim Seon-ho, tulus, tenang, dan penuh kasih.
Sampai Kamis sore (25/4/2025), video Ayu masih terus dibagikan ulang oleh akun-akun fanbase dan influencer ternama.
Tak sedikit yang berharap Ayu Puspa mendapat perhatian langsung dari sang aktor atau agensinya.
Meskipun tren ini berasal dari Korea Selatan, lewat senyuman Ayu Puspa, Indonesia punya ikon tersendiri dalam #KimSeonHoSmile—senyum yang tak hanya manis, tapi juga membumi dan penuh rasa. (*)
Editor : Nyoman Suarna