BALIEXPRESS.ID-Jembatan Tukad Bangkung, yang terletak di kawasan Petang, Kabupaten Badung, kembali menyita perhatian publik.
Selain dikenal sebagai salah satu jembatan tertinggi di Asia Tenggara, lokasi ini juga kerap diselimuti kisah mistis yang membuat bulu kuduk merinding.
Tak sedikit yang menyebut jembatan ini memiliki “aura” berbeda, terutama karena kerap dijadikan lokasi tindakan nekat seperti ulah pati (bunuh diri).
Dalam beberapa tahun terakhir, keangkerannya pun seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah konten kreator untuk melakukan uji nyali.
Fenomena ini kembali mencuat setelah sebuah video viral di platform TikTok memperlihatkan aksi seorang pemilik akun yang melakukan ritual "ngundang Leak" di dasar jembatan.
Baca Juga: Bukan Ilmu Kebal! Pria Pamer Golok di Renon Ternyata Hanya Buat Konten, Begini Pengakuannya
Dalam video berdurasi singkat tyang dibagikan oleh akun @Tridatu Horor, tampak sang kreator berada di bawah jembatan sambil melafalkan kata-kata yang disebut-sebut sebagai bentuk pemanggilan makhluk halus khas Bali, Leak.
Bahkan dalam video, sang kreator juga membawa watangan matah.
Dalam pertunjukan Calonarang, watangan merupakan relawan yang "dikorbankan" sebagai umpan untuk mengundang para leak atau praktisi ilmu hitam di sekitar lokasi
Aksi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.
Sebagian mengecam karena dianggap tidak menghormati budaya dan nilai spiritual masyarakat Bali, sementara yang lain mengaku merinding menyaksikan tayangan tersebut.
Meski belum diketahui maksud dan tujuan pasti dari aksi tersebut, pihak berwenang diharapkan dapat memberi perhatian serius terhadap maraknya konten-konten serupa yang berpotensi merusak citra serta menyinggung kearifan lokal.
“Nak sampun mecaru pak, sampunang explore malih drike, napi malih ngundang-ngundang kenten, pangten leteh malih nike, ampura yening iwang?” tulis akun @Nang_ana dikutip pada Jumat (25/04/2025).
Baca Juga: GEGER! Mayat Perempuan Ditemukan di Aliran Sungai Tukad Pakerisan, Begini Kronologinya
“Yen seken jro sakti diolas ane sakit-sakit ubadin jro mangde seger,” tulis akun @Petruk Bali.
“Serius metaken, napi fungsi positifnya bli untuk warga sekitar, warga yang melintas atau semeton tridatu?” tanya akun @waladipa_fam.
Editor : Wiwin Meliana