Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pelaku Kepruk Kaca Mobil Beraksi di Bangli, Diduga Incar Uang Rp70 Juta

I Made Mertawan • Minggu, 4 Mei 2025 | 23:12 WIB
Polisi olah TKP keprok kaca di Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (2/5/2025).
Polisi olah TKP keprok kaca di Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (2/5/2025).

BALIEXPRESS.ID- Aksi kepruk kaca mobil terjadi di Banjar Jalanbau, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 10.30 Wita.

Peristiwa ini menimpa I Wayan Sukerti,50, warga Banjar Bias Kelod, Desa Abangsongan, Kintamani.

Pelaku diduga mengincar uang tunai sebesar Rp70 juta yang baru saja dicairkan korban dari bank.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group), setelah mencairkan dana bantuan Dadia Pande Sesana Tamanbali di BPD Unit Kintamani, Sukerti bersama rekannya, I Nyoman Sasih,43, langsung menuju rumah Jro Kelih Wayan Widana di Banjar Jalan Bau.

Mereka bermaksud menyerahkan bukti rekening koran pencairan dana senilai Rp70 juta. Mobilnya diparkir di pinggir jalan, tepat di depan Pura Rajapati.

Saat sedang berada di dalam rumah tersebut, mereka sempat mendengar suara alarm dari mobil Suzuki Splash berpelat DK 1764 PG milik Sukerti.

Awalnya, suara alarm itu dikira berbunyi karena ada kendaraan lain yang melintas dan menyebabkan getaran.

Namun setelah urusan selesai dan mereka kembali ke tempat parkir, Sukerti terkejut mendapati kaca pintu depan sebelah kanan mobilnya dalam keadaan pecah.

Kuat dugaan, kaca tersebut dipecahkan oleh pelaku yang hendak mencuri uang dari dalam mobil.

Beruntung, tidak ada barang yang hilang karena uang tunai hasil pencairan dibawa oleh Sasih.

Korban hanya mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta akibat kerusakan pada kaca mobil.

Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.

“Masih lidik. Uang syukurnya masih dibawa oleh korban,” ujar Jaya Winangun saat dikonfirmasi, Minggu (4/5/2025). (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Kintamani #kepruk kaca #bangli