BALIEXPRESS.ID-Organisasi Masyarakat (ormas) GRIB yang dipimpin oleh Hercules tengah menjadi sorotan publik.
Ditengah sejumlah kontroversial yang dibuat oleh pemimpinannya, beredar kabar bahwa GRIB terafiliasi dengan Partai Gerindra.
Baca Juga: Lahan 42.900 Meter Persegi Dieksekusi, Polsek Nusa Penida Turun Amankan Lokasi
Namun di tengah kabar tersebut, kini mulai beredar surat yang berisi pengunduran diri Prabowo Subianto dari kepengurusan GRIB.
Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto, secara tegas telah menyatakan pengunduran dirinya dari kepengurusan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.
Baca Juga: Peringatan Dedi Mulyadi untuk Anak Malas dan Tak Patuh: Siap-siap Didatangi Gubernur
Hal tersebut dituangkan dalam surat resmi tertanggal 6 Januari 2022 yang beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Dinsos Bali Tangani 4 Kasus Bayi Terlantar hingga Mei 2025, Polisi Masih ‘Buru’ Orang Tuanya
Dalam surat bernomor 01-0212/B/DPP-GERINDRA/2022 yang diberi cap resmi DPP Partai Gerindra, Prabowo menyatakan tidak lagi memiliki hubungan struktural maupun fungsional dengan ormas GRIB Jaya.
“Saya H. Prabowo Subianto menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB/GRIB Jaya). Serta tidak terlibat dalam segala kegiatan yang dilakukan oleh GRIB/GRIB Jaya dari Tingkat Pusat hingga Daerah,” demikian kutipan isi surat yang ditandatangani langsung oleh Prabowo.
Baca Juga: Penolakan terhadap GRIB di Bali Menguat, Pecalang Desa Adat Kesiman Ambil Sikap
Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai anggapan dan spekulasi yang mengaitkan Prabowo dengan aktivitas GRIB Jaya, termasuk pada level daerah.
Surat tersebut menjadi bukti bahwa keterlibatan Prabowo dalam organisasi itu telah berakhir sejak awal 2022.
Langkah ini dinilai penting untuk meluruskan persepsi publik, terutama di tengah meningkatnya sorotan terhadap keberadaan ormas GRIB di sejumlah wilayah.
Editor : Wiwin Meliana