Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pekerja Migran Asal Jembrana Diisolasi di Polandia, Ini Penyebabnya

Nyoman Suarna • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:10 WIB
KABAR PMI : Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, Produktivitas dan Transmigrasi, pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian I Putu Agus Arimbawa.
KABAR PMI : Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, Produktivitas dan Transmigrasi, pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian I Putu Agus Arimbawa.

BALIEXPRESS.ID – Kabar duka datang dari dunia pekerja migran. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, Bali, bernama I Komang Adi Kristiana (22), dilaporkan tengah menjalani isolasi medis di Polandia akibat penyakit serius yang dideritanya.

PMI asal Banjar Sekarkejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo ini diketahui telah sakit selama sebulan terakhir dan kini dirawat secara intensif di Radomsko Hospitals, Polandia.

Penyakit yang dideritanya adalah tuberkulosis paru akut, yang memerlukan perawatan di ruang isolasi khusus.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, Produktivitas, dan Transmigrasi Disnakerin Jembrana, I Putu Agus Arimbawa.

Menurutnya, kabar tersebut diterima dari pihak perusahaan penyalur tenaga kerja.

"Pihak kedutaan juga sudah mendatangi rumah sakit dan menemui dokter yang merawat untuk memastikan langsung kondisinya. Sakitnya sudah berlangsung sejak satu bulan lalu," ungkap Arimbawa, Selasa (6/5/2025).

Diketahui, Komang Adi berangkat ke Polandia pada tahun 2022 melalui jalur resmi sebagai pekerja di sektor peternakan ayam.

Namun, sejak izin kerjanya berakhir pada 25 Maret 2025, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk kembali ke Indonesia.

"Karena masih sakit, kepulangan PMI ini ditunda. Ia terus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi," tambah Arimbawa.

Pihak perusahaan tempat ia bekerja bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan, sementara pemulangan ke Indonesia akan difasilitasi oleh penyalur tenaga kerja, namun menunggu kondisi PMI membaik.

Selain itu, pihak Disnakerin Jembrana telah mengunjungi keluarga PMI untuk menyampaikan perkembangan terkini, dan menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi komunikasi antara keluarga, perusahaan penyalur, serta instansi terkait seperti BP2MI Bali.

"Kami siap membantu komunikasi antara keluarga dan pihak terkait agar proses pemulangan berjalan lancar begitu kesehatannya pulih," tegas Arimbawa. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#polandia #isolasi #pekerja migran #indonesia #pmi