BALIEXPRESS.ID - Jagat media sosial di Bali, khususnya Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, mendadak heboh dengan beredarnya video amatir yang memperlihatkan aksi baku hantam brutal sekelompok pria.
Tak tinggal diam, pihak kepolisian kini turun tangan melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden yang videonya menyebar cepat melalui aplikasi WhatsApp tersebut.
Rekaman video berdurasi 1 menit 14 detik itu sontak menjadi buah bibir.
Dalam tayangan tersebut, terlihat jelas detik-detik menegangkan saat sejumlah pria terlibat perkelahian fisik di tengah jalan.
Lokasi Kejadian Terungkap: Bukan di Denpasar?
Meskipun dalam narasi video disebutkan terjadi di Jalan Dewi Sartika Utara, Denpasar, tepatnya di depan Indomaret Dewi Sartika, Kelurahan Kaliuntu, namun Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, memberikan konfirmasi mengejutkan.
"Betul kejadiannya ada di wilayah kota. Tapi belum ada laporan dari pihak yang merasa jadi korban," kata AKP Diatmika, Sabtu (10/5/2025), mengindikasikan bahwa lokasi sebenarnya dari perkelahian tersebut adalah di Singaraja, bukan Denpasar seperti yang diasumsikan banyak orang.
Lantas, mengapa bisa terjadi kesalahan informasi lokasi dalam video yang viral itu?
Kronologi Baku Hantam "Seru": Batang Kayu Melayang!
Dalam video yang beredar, awalnya terlihat sekelompok pria berkumpul, mencoba melerai perselisihan antara dua orang pria.
Namun, upaya mediasi itu gagal. Dalam hitungan detik, kedua pria tersebut terlibat baku hantam sengit.
Salah seorang pria terlihat jelas melayangkan pukulan keras hingga lawannya tersungkur ke tanah.
Tak terima diperlakukan demikian, pria yang terjatuh langsung bangkit dengan emosi membara. Ia kemudian mengambil sebuah benda panjang yang diduga kuat adalah batang kayu.
Dengan sigap, pria tersebut melakukan perlawanan dan mengayunkan batang kayu ke arah lawannya.
Suasana semakin mencekam hingga akhirnya aksi brutal itu berhasil diredam oleh pria-pria lain yang berada di lokasi kejadian.
Baca Juga: Gerindra Gianyar Pasang Badan: Bali Tak Butuh GRIB! Pecalang Lebih Sakti?
Terdengar jelas pula suara seorang pria di balik kamera yang merekam kejadian tersebut, dengan nada yang terdengar tak pantas di tengah keributan, "Seru guys, seru guys. Wih pukul-pukulan guys. Ada pak kaling di sana guys."
Polisi Bergerak Cepat: Saksi Diperiksa, CCTV Ditelusuri!
Meskipun belum ada laporan resmi dari pihak yang merasa menjadi korban, Polres Buleleng bergerak cepat.
AKP Diatmika menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan penyelidikan intensif terkait video viral tersebut.
"Tetap ada penanganan. Saat ini masih penyelidikan, ditangani oleh Polsek Kota Singaraja," tegas Diatmika.
Baca Juga: Gubernur Koster Akan Gelar Rapat Terkait Keberadaan Ormas Preman di Bali
Lebih lanjut, polisi mengklaim telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga berada di lokasi kejadian.
Tak hanya itu, rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi juga menjadi fokus penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab pasti dari aksi baku hantam yang meresahkan warga Singaraja ini.
Lantas, apa sebenarnya yang memicu pertikaian sengit hingga berujung baku hantam di tengah jalanan Singaraja?
Siapa saja pihak yang terlibat dan mengapa belum ada laporan resmi dari korban? Akankah polisi berhasil mengungkap dalang dan motif di balik keributan "seru" yang viral ini? ***
Editor : I Putu Suyatra