Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tercatat Ada 46 Ormas di Klungkung, Belum Ada Tanda-tanda Keberadaan GRIB Jaya

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 15 Mei 2025 | 00:35 WIB
Kepala Kesbangpol Klungkung Dewa Ketut Sueta Negara
Kepala Kesbangpol Klungkung Dewa Ketut Sueta Negara

BALIEXPRESS.ID – Kemunculan dan ekspansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Bali menjadi perhatian serius sejumlah pihak.

Di tengah sorotan publik terhadap ormas yang kerap dikaitkan dengan tindakan anarkis, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung menyatakan telah melakukan pemantauan intensif terhadap kemungkinan masuknya ormas tersebut ke wilayah Klungkung.

Kepala Badan Kesbangpol Klungkung, Dewa Ketut Sueta Negara, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tanda-tanda GRIB Jaya mengajukan proses administrasi, baik berupa pendaftaran resmi, pengajuan berkas, maupun audiensi ke instansinya. Meski demikian, pihaknya tetap waspada dan menjalin komunikasi intens dengan Kesbangpol Provinsi Bali.

“Kami terus memantau pergerakan dan perkembangan ormas ini. Koordinasi dengan Kesbangpol provinsi juga terus dilakukan, mengingat munculnya berbagai reaksi penolakan dari masyarakat dan organisasi adat di Bali,” ujarnya.

Diketahui, penolakan terhadap GRIB Jaya mengemuka di berbagai daerah di Bali. Sejumlah organisasi keamanan adat seperti pecalang dan elemen masyarakat lainnya secara terbuka menyuarakan kekhawatiran atas kehadiran ormas tersebut. Isu yang berkembang di media sosial pun menjadi bahan perhatian serius dari Kesbangpol Klungkung.

Sueta Negara menyebutkan, pihaknya tak tinggal diam dalam menciptakan situasi yang tetap kondusif di tengah masyarakat. Koordinasi lintas sektor pun dijalin, termasuk dengan aparat kepolisian, TNI, dan lembaga lainnya guna mencegah potensi konflik sosial.

“Langkah cipta kondisi (cipkon) tetap kami jalankan. Setiap perkembangan situasi sosial masyarakat kami awasi, khususnya yang berkaitan dengan kemunculan ormas-ormas baru yang menimbulkan reaksi publik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 46 ormas yang resmi terdaftar di Kesbangpol Klungkung. Namun sebagian besar merupakan ormas keagamaan nasional yang telah lama hadir dan menjalankan kegiatan di daerah, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Ormas-ormas tersebut sudah melalui proses administrasi sesuai aturan dan telah berkontribusi positif dalam kehidupan sosial keagamaan di Klungkung.

 


"Dan ormas ini juga dapat mengajukan permohonan dana untuk mendukung kegiatan atau programnya. Jika memang bisa didukung oleh Pemkab Klungkung ya akan dapat dananya. Jadi berbasis kegiatan melalui ajukan proposal," tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#kesbangpol #klungkung #ormas #GRIB Jaya