Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pentingnya Data Akurat, Bupati Kembang Hartawan Kick Off Desa Penyaringan Sebagai 'Desa Cantik'

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 15 Mei 2025 | 01:08 WIB
KICK OFF : Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan Kick off Program Desa Cantik 2025 yang ditandai dengan pemukulan gong, Rabu (14/5/2025).
KICK OFF : Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan Kick off Program Desa Cantik 2025 yang ditandai dengan pemukulan gong, Rabu (14/5/2025).

BALIEXPRESS.ID - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan melaksanakan kick off Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, sebagai lokus Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025 sekaligus menjadi perwakilan Provinsi Bali untuk lomba di tingkat nasional.

 

Acara yang digelar di Gedung Aula Desa Penyaringan, Rabu (14/05/2025), ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana serta Provinsi Bali untuk memperkuat tata kelola data berbasis desa.

 

Hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, Anggota DPRD Bali Dapil Jembrana, I Kade Darma Susila, Forkopimda Jembrana, Anggota DPRD Jembrana serta Camat, Prebekel dan seluruh masyarakat Desa Penyaringan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan peran strategis desa dalam pembangunan daerah. “Desa bukan sekadar objek, tapi harus menjadi subjek dan garda terdepan pembangunan,” tegasnya.

 

Ia menekankan, akurasi data menjadi kunci perencanaan yang tepat sasaran. “Tanpa data akurat, pembangunan hanya akan berjalan di tempat. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, semuanya harus berbasis data valid,” ujar Kembang.

 

Melalui program ini, Pemkab Jembrana berharap Desa Penyaringan dapat menjadi percontohan tata kelola data desa yang terstandarisasi, sehingga proses perencanaan hingga monitoring pembangunan lebih efektif.

 

“Semoga nantinya mampu membuahkan hasil yang bagus, Desa Penyaringan mampu memperoleh juara ditingkat Nasional yang juga akan membawa nama baik Kabupaten Jembrana di kancah nasional,”ungkap Bupati Kembang.

 Baca Juga: Disdikpora Bali Tegaskan Tak Ada Lagi Jalur Titipan dalam Penerimaan Murid Baru

Desa Penyaringan sensiri terpilih sebagai desa binaan tahun 2025 dengan mengusung tema “Subak Tangguh, Data Terkelola: Desa Penyaringan Wujudkan Ketahanan dan KedaulatanPangan.” Tema ini sejalan dengan kebijakan nasional PresidenRepublik Indonesia yang menempatkan ketahanan pangansebagai prioritas strategis pembangunan.

 

Sementara itu, Kepala BPS Jembrana, Rocky Gunung Hasudungan mengatakan bahwa kualitas data di tingkat desa masih perlu ditingkatkan. “Selama ini, banyak data desa yang belum maksimal. Melalui Desa Cantik, kami akan intensifkan pendampingan agar data benar-benar akurat dan bermanfaat,” jelas Rocky.

Program ini, lanjutnya, tidak hanya mendukung perencanaan pembangunan, tetapi juga pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan. “Kami harap ke depan semakin banyak desa di Jembrana yang menyandang predikat Desa Cantik,” tambahnya.

 Baca Juga: Klarifikasi Ayu Dewi Soal Candaan di Pernikahan Luna Maya, Sebut Hubungan dengan Gisel Baik-Baik Saja

Kick Off Desa Penyaringan sebagai Desa Cantik menjadi langkah awal dalam membangun sistem data terpadu di tingkat desa. Dengan pendekatan ini, diharapkan pembangunan di Kabupaten Jembrana dapat lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

 

“Ini momentum penting untuk mewujudkan Jembrana yang maju berbasis data,” pungkas Rocky. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#program #bupati jembrana #kick off #Desa Cantik