BALIEXPRESS.ID-I Wayan Darmika, warga Banjar Dinas Munduk Damping, Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, harus tinggal di dapur bersama istri dan anaknya selama tiga bulan terakhir.
Unggahan akun @jurnalisrakyat memperlihatkan kondisi dapur milik Darmika yang hanya berdinding anyaman bambu dan sangat tidak layak sebagai tempat tinggal.
Situasi ini terjadi setelah rumah utama keluarga tersebut rusak parah akibat bencana tanah longsor.
Peristiwa longsor itu terjadi pada 18 Februari 2025 dan mengakibatkan bangunan utama tidak bisa dihuni kembali.
Hingga kini, belum ada bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga Darmika.
Kondisi memprihatinkan ini akhirnya menarik perhatian Senator DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik.
Melalui akun Instagram pribadinya @niluhdjelantik, ia menyampaikan respons atas situasi tersebut.
“Ketika #LaporNiluh @pelayanrakyatbali koordinasi dengan @kontak_bupati @iwayanadiarnawa ????. Mohon agar segera dapat dilakukan perbaikan rumah Bapak Wayan Darmika. Matur suksma Bli Bupati kesayangan,” tulis Ni Luh, dikutip Kamis, 22 Mei 2025.
Unggahan tersebut memicu banyak dukungan dan komentar dari warganet.
Baca Juga: Gegara Ditegur Minum Miras, Keributan di Bedeng Proyek Villa Pecatu Pecah
“Badung padahal wilayah kaya, terima kasih selalu speak up Mbok,” komentar akun @deniraka_.
“Yen be pas ngalih suara nganteg di plosok me alih, giliran be kto runguange sing,” ketik akun @erdipradika_12.
“Proyek cenik sing maan susuk pasti lambat be, cobak proyek gede jani ngajuang bin mani bise cairr,” ujar akun @juallosterbali.
“Bangga banget punya wakil rakyat kayak gini, salam dari aku di Surabaya, Mbok,” tulis akun @iqwanaroby5.
“Nunggu roboh dulu baru gerak, kayakne sekolah saya juga gitu, nunggu viral baru ditangani,” tulis akun @ewawahyumahardika.
Editor : Wiwin Meliana