Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bupati Adi Arnawa Buka Grand Final Putra Putri Kampus IDB Bali Tahun 2025

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 23 Mei 2025 | 15:38 WIB

Bupati Wayan Adi Arnawa saat membuka Grand Final Pemilihan Truna Truni Kampus IDB Bali tahun 2025, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (22/5).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat membuka Grand Final Pemilihan Truna Truni Kampus IDB Bali tahun 2025, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (22/5).

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kamis (22/5) secara resmi membuka Grand Final Pemilihan Teruna Teruni Kampus Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali tahun 2025.

Acara di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung ini dihadiri Rektor IDB Bali I Kadek Pranajaya, Sekretaris I TP. PKK Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Perwakilan Yayasan IDB Bali dan Pembina Yayasan I Nyoman Suteja, para Wakil Rektor serta Pembina dari seluruh Organisasi Mahasiswa IDB Bali.

Baca Juga: PRIHATIN! Kasus Ulah Pati Marak di Bali, Niluh Djelantik Desak Pemerintah Segera Cari Solusi

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyatakan, Pemkab Badung memiliki komitmen bekerjasama dengan IDB Bali untuk mengimplementasikan salah satu program prioritas di Badung yakni satu KK miskin, satu sarjana.

“Dalam membantu anak-anak Badung kedepan, kami akan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi, salah satunya dengan IDB Bali untuk mempersiapkan satu KK miskin, memiliki satu sarjana. Mudah-mudahan mulai tahun 2026 anak-anak yang tidak mampu bisa diarahkan mengikuti pendidikan di IDB Bali,” terangnya.

Selain itu Adi Arnawa juga mengungkapkan, Badung saat ini tengah meluncurkan program bimbingan belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak di Badung. Hal ini sebagai komitmen pemerintah menyiapkan SDM berkualitas terutama mampu berbahasa Inggris.

Baca Juga: Remaja 17 Tahun Meninggal Saat Latihan Silat, Keluarga Pastikan Tak Ada Riwayat Penyakit

“Ini penting, bukan berarti kita meninggalkan Bahasa Bali sebagai bahasa ibu, bukan. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka, kita berada di destinasi pariwisata Internasional. Sudah sewajarnya kita harus bisa berbahasa Inggris,” jelasnya, seraya menambahkan melalui kegiatan ini akan melahirkan duta-duta yang nantinya menjadi Duta Bali untuk berbicara di tingkat Internasional.

Ketua Panitia, Thierry Nedved menyampaikan, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi serta ajang pengembangan potensi bagi mahasiswa IDB Bali dalam aspek penampilan, kecerdasan, kepribadian, dan wawasan kebangsaan.

Baca Juga: Benarkah 375 Siswa SMP di Buleleng Tak Bisa Membaca? Ini Faktanya!

Tema yang diusung dalam ajang tahunan ini yaitu “Preserving Culture Through Technology As Agent Of Change” dengan konsep ‘Eternal Radiance of Bali’ Memancarkan keindahan dan Keabadian Budaya Bali dengan Penuh Wibawa, Keanggunan, dan Kaya Tradisi serta menggunakan visual yang kental Budaya Adat Bali dari segi pakaian dan juga panggung bernuansa Bali.

Baca Juga: Amor Ing Acintya! Pria Buleleng Nekat Ulah Pati di Rumah Kosong Kawasan Kuta Utara

"Setelah melalui proses seleksi yang ketat, tersaring menjadi 16 orang finalis yang tampil pada grand final ini," imbuhnya. (esa/bea)

Editor : Wiwin Meliana
#bupati badung #IDB Bali #grand final