BALIEXPRESS.ID-Kecelakaan tunggal kembali terjadi akibat kondisi jalan yang memprihatinkan. Seorang driver ojek online menjadi korban setelah motornya terjatuh akibat menghantam jalan berlubang di Banjar Pande, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Kamis malam, 29 Mei 2025, sekitar pukul 23.00 WITA.
Insiden tersebut pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan akun Instagram @gushanaa dan kembali disebarluaskan oleh akun @info_tegallalang.
Baca Juga: BRIDA Bangli Kaji Peta Potensi Daerah, Hasilnya Bisa Ubah Arah Usaha Warga
Dari keterangan warga yang berada di lokasi, korban saat itu sedang mengantar pesanan makanan.
Peristiwa ini sontak menyulut reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan Senator DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, @niluhdjelantik, ia meluapkan kegeramannya terhadap lambannya respon pemerintah daerah.
“Dan terjadi lagi. Mau berapa kali kecelakaan baru kalian buka telinga dan hati wahai bupati dan dinas terkait ???? Saya memang tidak punya kewenangan mengambil keputusan menggunakan anggaran.” ketik @niluhdjelantik dalam caption unggahannya dikutip Sabtu, 31 Mei 2025.
Ia menekankan bahwa meski dirinya tidak memiliki kewenangan pengambilan anggaran, jika memungkinkan, ia siap mengalokasikan dana pungutan wisata untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di Bali.
“Seandainya bisa dan diperbolehkan sudah saya alokasikan pungutan pariwisata untuk memperbaiki semua jalan di Bali.” imbuhnya.
Dalam unggahannya, Ni Luh juga menyoroti alasan klasik yang kerap dikemukakan pejabat daerah soal status jalan.
“Jika status jalan adalah jalan propinsi, saya bisa paham. Namun jika jalan kabupaten, kalian kan bisa menghadap ke gubernur. Jangan cuma bikin alasan di media,” tulisnya.
Ia bahkan menyindir para pejabat agar tidak hanya diam dalam menghadapi persoalan ini.
“Jawaban macam apa itu. Saran saya: ngesot, merayap, merangkak atau bagaimana pun caranya, bupati dan dinas terkait bicara ke gubernur dan cari jalan keluar,” tegasnya.
Tak hanya itu, Ni Luh juga menandai akun resmi PDI Perjuangan, Ia meminta partai untuk menegur Bupati Gianyar Agus Mahayastra yang dinilai abai terhadap keselamatan warganya.
“Om Swastyastu @pdiperjuangan. Mohon agar dapat menegur kepala daerah Kabupaten Gianyar. Sudah berkali-kali kami mengingatkan ybs untuk gerak cepat menindaklanjuti perihal jalan rusak,” tulisnya lagi.
Tak berhenti di situ, Ni Luh juga mengetag akun mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) @basukibtp, berharap dukungan dari tokoh yang dikenal tegas dalam menertibkan infrastruktur kota.
Unggahan tersebut mendapat dukungan luas dari warganet, kolom komentar dibanjiri curhatan dan laporan kondisi jalan berlubang di berbagai wilayah Bali.
Baca Juga: Brutal! Siswa SMP Dikeroyok di Denpasar, Korban dan Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Banyak yang menyayangkan sikap pasif pemerintah setempat.
“Tolong tolong jalan banyak yg masih berlubang d bali tidak baik baik saja.” ketik akun @ corok_zombiekiller
“Jalan di pusat kota denpasar di jalan Thamrin, Sumatera, Hasanudin dan sekitarnya , jek me ukir jalan , entah pejabat taen lewat kemo ape sing nah , sing ngerti bane.” Tulis akun @nyoman_sulastrini.
“Kija lakune pipis APBD ne? Masa Gianyar sing ngelah pis anggon menahin jalan?” ketik akun @agungmayun78.
“Heran sama pejabat Bali....masa sih Gianyar ga ada anggaran utk perbaikan jalan pariwisata....mau brp korban lagi sia sia di situ..... konyang medem pejabate.” Komentar akun @dekyasanegara.
“Transparansi alokasi dana pungutan wisatawan patut dipertanyakan ini.” Ketik akun @gusadi.77.
Editor : Wiwin Meliana