BALIEXPRESS.ID-Aksi sekelompok pemuda yang berkendara secara ugal-ugalan di Jalan Raya Puputan Renon pada Sabtu sore, 31 Mei 2025, viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari masyarakat.
Baca Juga: Aksi Pencurian Helm Kembali Terjadi, Dua Pelaku Gasak Dua Helm Sekaligus di Lokasi Sepi
Dalam video yang diunggah akun Instagram @denpasar.viral, tampak sejumlah anak muda mengendarai sepeda motor dengan cara membahayakan, termasuk berdiri di atas kendaraan saat melaju di jalan umum.
Lebih miris lagi, sebagian dari mereka tidak mengenakan helm, padahal keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama yang berdampak langsung terhadap pengguna jalan lainnya.
Menanggapi video yang viral tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Denpasar bergerak cepat.
Baca Juga: Nyaris Ludes, Truk Bermuatan Barang Terbakar di Jalan Cokroaminoto, Denpasar
Melalui akun resminya @satlantas_polrestadenpasar, pihak kepolisian menyampaikan bahwa mereka berhasil menemukan dan menindaklanjuti aksi para pemuda tersebut.
“Menanggapi aksi anak muda berkendara ugal-ugalan yang viral. Personil Satlantas Polresta Denpasar melaksanakan pengembangan dan berhasil menemukan kumpulan anak muda tersebut,” tulis akun @satlantas_polrestadenpasar dalam unggahan yang dikutip Senin, 2 Juni 2025.
Dalam video klarifikasi yang dibagikan oleh Satlantas, diketahui bahwa aksi membahayakan itu dilakukan usai mereka bermain futsal.
“Habis futsal, Pak,” ujar salah satu dari mereka saat dimintai keterangan.
Ketika ditanya alasan di balik aksi ugal-ugalan tersebut, mereka mengaku tengah merayakan kemenangan dalam pertandingan futsal tersebut.
Namun, Satlantas Polresta Denpasar menegaskan bahwa alasan apapun tidak dapat membenarkan perilaku yang membahayakan keselamatan diri dan orang lain.
Baca Juga: TRAGIS! Hindari Besi Jatuh Akibat Ulah Monyet, Ojol Tewas Usai Dihantam Dua Motor di Uluwatu
Salah satu petugas lalu memberikan peringatan keras kepada para pemuda tersebut dan mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang.
“Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan tetap patuhi aturan yang berlaku demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kita berlalu lintas,” lanjut Satlantas Polresta Denpasar.
Unggahan tersebut menuai lebih dari 600 komentar dari warganet, sebagian besar mengecam aksi berbahaya itu dan mendukung langkah cepat kepolisian.
“Bukan kemarin aja, Pak. Sering tiap sore konvoi kayak gitu. Kebetulan saya sering jogging di Renon,” tulis akun @setiawann_md
“Untuk Pemda Bali, tolong tegas. Keluarkan larangan anak sekolah yang belum punya SIM membawa kendaraan ke sekolah. Orang tua juga jangan kasih motor atau mobil kalau anak belum punya SIM,” komentar akun @okkawiranata.
Baca Juga: TRAGIS! Remaja Buleleng Terseret Ombak, Keluarga Butuh Biaya Kremasi, Warganet Galang Donasi
“Ini nggak ada rencana masukin ke barak militer aja, Pak? Meresahkan soalnya,” tulis akun @kiki_kara.
“Tanggap, cepat, sigap, tepat. Mantap Satlantas Polresta Bali,” puji akun @kk.al09.
“Perlu diadakan basecamp seperti di Jawa Barat. Sudah mengarah pada tindakan membahayakan diri dan pengguna jalan lain,” ketik akun @komang.sutarjana.12
Editor : Wiwin Meliana