SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kabar menggembirakan datang menjelang tahun ajaran baru di Kabupaten Buleleng. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Sutjidra kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Tahun ini, sebanyak 5.305 siswa dari jenjang TK, SD, dan SMP akan menerima bantuan perlengkapan sekolah lengkap, mulai dari dua stel seragam sekolah, tas, sepatu, hingga kaos kaki. Program ini menyasar siswa dari keluarga tidak mampu dan diharapkan mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus mendorong semangat belajar para pelajar.
“Pada tahun ajaran baru, kami juga akan memberikan bantuan seragam sekolah kepada siswa,” kata Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, belum lama ini.
Untuk merealisasikan program ini, Pemkab Buleleng mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,6 miliar dari APBD. Bantuan ini tak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memiliki makna sosial yang besar, terutama dalam menciptakan kesetaraan akses pendidikan bagi semua kalangan.
Menurut Bupati Sutjidra, program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan dasar di Buleleng. Ia berharap, dengan adanya bantuan ini, siswa bisa lebih percaya diri datang ke sekolah dan orang tua tidak lagi terbebani dengan biaya perlengkapan sekolah yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami ingin memastikan semua anak-anak di Buleleng bisa bersekolah dengan layak, tanpa harus merasa malu atau minder karena tidak memiliki seragam atau perlengkapan sekolah yang memadai,” ujar Sutjidra.
Baca Juga: JOSS24, Akan Bangun Creative Hub, Bangkitkan Kembali Even BEE Hingga Ciptakan Lapangan Pekerjaan
Program ini juga sejalan dengan semangat Pemkab Buleleng untuk terus memperkuat indeks pembangunan manusia (IPM), khususnya dalam aspek pendidikan. Sebab, pemenuhan kebutuhan dasar siswa merupakan pondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap melalui Dinas Pendidikan, bekerja sama dengan pemerintah desa dan sekolah-sekolah penerima bantuan. Para kepala sekolah dan orang tua siswa pun menyambut baik inisiatif ini, yang dinilai sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Ini sangat membantu kami, apalagi harga perlengkapan sekolah cukup mahal. Dengan bantuan ini, anak-anak bisa lebih semangat sekolah, dan kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu,” ujar salah satu wali murid di Kecamatan Seririt.
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dan mendengar kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan berjalan dengan transparan. ***
Editor : Dian Suryantini