Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prajuru Adat Sebali Bantah Perbaikan Jalan Dilakukan Swadaya, Tegaskan Sudah Koordinasi dengan Bupati

Wiwin Meliana • Kamis, 5 Juni 2025 | 16:14 WIB

Prajuru Adat Sebali Sudah Koordinasi dengan Bupati Gianyar soal jalan rusak
Prajuru Adat Sebali Sudah Koordinasi dengan Bupati Gianyar soal jalan rusak

BALIEXPRESS.ID-Viral video perbaikan jalan rusak di Desa Adat Sebali, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, yang sempat dinarasikan sebagai aksi gotong royong dan bentuk kekecewaan warga atas lambannya respons pemerintah, akhirnya dibantah langsung oleh pihak prajuru desa adat.

Baca Juga: Viral Perbaikan Jalan di Gianyar, Desa Adat Sebali Bantah Secara Swadaya; Itu Sisa Proyek Pengecoran

Jro Bendesa Adat Sebali, I Ketut Mulia, menegaskan bahwa informasi yang beredar bahwa perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh warga adalah tidak benar.

“Terkait dengan postingan di Global Dewata Bali, di sana tertulis bahwa prajuru adat Sebali swadaya memperbaiki jalan, kami tegaskan itu tidak benar. Sekali lagi, itu tidak benar,” ujar Jro Bendesa dalam video klarifikasi yang dikutip pada Kamis (5/6/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penambalan jalan tersebut bukanlah aksi kolektif yang dirancang sebagai gotong royong warga, melainkan murni spontanitas di lapangan.

Baca Juga: Dikenal Romantis, Pelaku Sempat Rayakan Ultah Istri Sebelum Rekayasa Pembunuhan

Peristiwa itu bermula ketika ada kegiatan pengecoran di salah satu resort di wilayah Banjar Adat Bangkiang Sidem.

Dalam kegiatan itu, sejumlah pecalang desa diminta untuk mengawasi jalannya proyek.

Karena terdapat sisa bahan coran, para pecalang, atas koordinasi dan inisiatif sendiri, memutuskan untuk membuang sisa material tersebut ke titik jalan rusak yang memang sering dilalui warga.

“Dan ada sisa dari pengecoran tersebut, dikoordinasikan dengan pecalang kami, atas izin dan inisiatif pecalang kami, lantas dibuanglah di jalan tersebut,” pungkasnya.

Lebih lanjut, pihak Prajuru Desa Adat dan kepala desa mengaku sudah menghadap Bupati Gianyar untuk berkoordinasi terkait jalan rusak.

Baca Juga: Pura-Pura Menangis Disamping Jasad Istri, Wadison Pasaribu Ternyata Pelaku Pembunuhan Sang Istri

Pihaknya mengaku mendukung penuh agenda yang telah direncanakan oleh pemerintah.

“Bapak Bupati juga sudah memberikan jawaban terkait jalan, dan kami siap mendukung penuh apapun yang sudah diagendakan sesuai dengan proses-proses usulan kami,” pungkasnya.

Video klarifikasi ini pun mengundang tanda tanya dari sejumlah warganet.

“Memangnya tidak boleh masyarakat berpartisipasi memperbaiki jalan agar pengguna jalan merasa nyaman dan aman ya?” jelas akun @sudiarta.gd.

“Ngorang makasi seharusne, ne jeg klarifikasi,” tulis akun @lowloook.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#Bantah #perbaikan jalan #gianyar #desa adat