Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tahanan Pelecehan Anak Tewas Dikeroyok, Propam Periksa 3 Petugas Rutan Polresta Denpasar

I Gede Paramasutha • Jumat, 6 Juni 2025 | 14:30 WIB
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy, jelaskan pemeriksaan terhadap petugas jaga Rutan Polresta Denpasar. (Bali Express/I Gede Paramasutha)
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy, jelaskan pemeriksaan terhadap petugas jaga Rutan Polresta Denpasar. (Bali Express/I Gede Paramasutha)

BALIEXPRESS.ID - Kematian seorang tersangka dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar inisial AI, 35, berbuntut panjang.

Bidang Propam Polda Bali disebut turun tangan mengusut kasus tahanan tewas dikeroyok tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy menerangkan, Propam telah memeriksa petugas yang berjaga di Rutan Polresta Denpasar kala terjadi pengeroyokan terhadap tahanan kasus pelecehan anak di bawah umur itu.

"Ada tiga anggota yang berjaga waktu kejadian itu, mereka sudah diperiksa dan dimintai keterangan, dari Propam Polda maupun Polresta sudah memeriksa mereka," tuturnya.

Bidang Propam mendalami, apakah ada unsur kelalaian petugas atau tidak dalam perkara ini.

"Apabila kami temukan adanya kelalaian, pasti akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang tersangka kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar berinisial AI dikabarkan tewas, Rabu, 4 Juni 2025. 

Sebelum meninggal, awalnua AI dilaporkan jatuh di kamar mandi oleh tahanan lain.

Namun, belakangan terkuak, korban diduga meregang nyawa usai dikeroyok oleh tujuh orang tahanan lainnya di dalam Rutan.

Jenazah pria berusia 35 tahun tersebut pun disebut lantas dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar guna proses lebih lanjut.

Adapun para pelaku rata-rata merupakan tersangka kasus narkoba.

Beredar kabar, pelaku pengeroyokan kesal dengan AI yang menjadi pelaku kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur. 

Tetapi, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Denpasar mengenai motif peristiwa nahas itu.

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy mengatakan, motif tersebut masih didalami oleh Penyidik Polresta Denpasar. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#polresta #tewas #propam #denpasar #tahanan