Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Putri Koster Geram Disebut Dalang Pelarangan Petruk Tampil di PKB, Siap Ambil Langkah Hukum

Putu Ayu Aprilia Aryani • Sabtu, 7 Juni 2025 | 15:35 WIB

Putri Koster Buka Suara terkait tudingan dalang pelarangan Petruk tampil di PKB
Putri Koster Buka Suara terkait tudingan dalang pelarangan Petruk tampil di PKB

BALIEXPRESS.ID-Ketidakhadiran seniman kawakan I Nyoman Subrata alias Petruk dalam perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII tahun ini memicu perdebatan hangat, khususnya di kalangan pencinta seni drama gong lawas.

Absennya tokoh legendaris tersebut disebut-sebut terkait kebijakan tim kurator PKB yang menekankan pentingnya penggunaan anggah-ungguh bahasa Bali yang baik dalam pementasan.

Baca Juga: 3 Fakta Penting Pura Tanah Enggan di Tabanan: Dibangun Raja Lewat Meditasi, Tanpa Genta dan Sulinggih

Dalam penjelasan yang beredar, drama gong lawas dijadikan sebagai acuan pementasan drama gong lainnya.

Oleh sebab itu, para pemainnya diharapkan mampu menunjukkan tata bahasa Bali yang sopan dan edukatif, sejalan dengan evaluasi terhadap pelaksanaan PKB tahun 2024.

Saat itu, tim kurator menilai masih terdapat dialog dalam pertunjukan yang dinilai tidak patut digunakan di forum publik.

Meskipun tidak dilibatkan dalam ajang resmi PKB tahun ini, pihak terkait menyebut bahwa Petruk dan timnya masih akan terlibat dalam kegiatan kesenian lainnya di luar PKB.

Namun demikian, isu absennya Petruk justru berkembang liar di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi, bahkan menyeret nama Gubernur Bali Wayan Koster dan istrinya, Ni Putu Putri Suastini (Putri Koster).

Baca Juga: Perbekel Baturiti Minta Maaf kepada De Gadjah, Usai Viral Pernyataan Kontroversial

Menanggapi tuduhan yang menyudutkan, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan klarifikasi resmi saat Rapat Pleno PKB XLVII di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis, 5 Juni 2025.

Ia menegaskan bahwa baik dirinya maupun sang istri tidak pernah melarang Petruk tampil.

Putri Koster pun angkat bicara, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 6 Juni 2025, ia membantah keras tudingan yang menyebut dirinya sebagai dalang pelarangan Petruk.

“Badahhh. Setelah fitnah jilid I, MC perempuan tak boleh ngeMC oleh Putri Koster
Sekarang ada fitnah jilid II, Pelawak tak boleh melawak oleh Putri Koster,” tulisnya, dikutip Sabtu, 7 Juni 2025.

Lebih lanjut Putri Koster menuliskan bahwa nama nya telah menjadi Top Star dan menjadi ladang bagi segelintir penggiat media sosial yang suka panjat sosial.

“Memang yg namanya NI LUH PUTU PUTRI SUASTINI selalu membawa berkah bagi orang lain. Top Star untuk segelintir penggiat media sosial yang doyan panjat sosial. Kalau itu untuk meningkatkan penghasilannya agar dapur tetap ngebul. Tityang ikut senang.
Karena tityang percaya ada Karma Pahala.” Tulisnya lagi.

Pada akhir tulisannya itu, Putri Koster menambahkan, jika hal tersebut berlanjut dan berakhir membunuh karakternya, dirinya akan segera melaporkan ke kepolisian.

“Teruslah naikkan nama ty dg berbagai cara, jangan berhenti ya. Kalau berhenti menjelekkan dan membunuh karakter ty akan lapor ke polisi.” tutupnya.

Pernyataan tegas tersebut disambut dukungan dari warganet dan tokoh masyarakat. Senator DPD RI sekaligus aktivis sosial, Ni Luh Djelantik, turut memberikan komentar penuh empati.

“Dumogi kenak rahayu Ibu Gub kesayangan. Semoga yang menfitnah nike sadar dan mendapat hikmah dari perbuatannya. Salam sayang,” tulis @niluhdjelantik.

Baca Juga: 4 Momentum Penting Rizky Ridho yang Kini Jadi Bagian Tembok Kokoh Timnas Indonesia: Dari Debutan Persebaya Hingga Trio JJR yang Mengguncang Asia!

Beberapa komentar dukungan lainnya juga memenuhi unggahan tersebut:

“sabar Ibu Gub. didoakan lancar semua.” – @didietmaulana

“Rahayu bunda, tetap semangat dan selalu menginspirasi.” – @bungakrisnaa

“Sabar ibu ... itu karena auranya Ibu bagus...seperti kuntum bunga yang elok.” – @indah.maharani277

“biasa media sepi sai ngae brita ngaur pang rame buk, sabar buk,,, tetep semangat dan mengispirasi.” – @tongkiprit

“Orang besar tak sibuk menjatuhkan. Mereka terlalu sibuk mencipta. Bunda Putri dan Gubernur Koster karya dan hasil kerjanya terlalu besar untuk disaingi oleh orang-orang yang hanya bermodal kuota dan bermulut manis didepan layar media sosial.” – @jurnal.netizen

 

Editor : Wiwin Meliana
#Bantah #petruk #putri koster #pkb #Dalang