Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lagi! WNA Lakukan Aksi Vandalisme di Kerobokan: Ni Luh Djelantik Minta Dideportasi dan Blacklist

Putu Ayu Aprilia Aryani • Senin, 9 Juni 2025 | 22:07 WIB
VANDALISME: Aksi vandalisme WNA di Kerobokan, Kuta terekam kamera.
VANDALISME: Aksi vandalisme WNA di Kerobokan, Kuta terekam kamera.

BALIEXPRESS.ID - Aksi seorang warga negara asing (WNA) terekam kamera CCTV saat melakukan vandalisme dengan mencoret-coret tembok dan rolling door sebuah warung di Banjar Anyar, Kerobokan, Badung.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 8 Juni 2025 dini hari.

Video rekaman aksi tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @adhiputra27_ dan kemudian dibagikan ulang oleh akun komunitas @infokerobokan di hari yang sama.

Dalam video, terlihat seorang pria WNA melakukan aksi tak terpuji itu dengan santai, tanpa merasa terganggu.

Unggahan tersebut langsung mendapatkan respons dari senator DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik.

Ni Luh Djelantik mengunggah ulang video tersebut di akun Instagram pribadinya @niluhdjelantik.

“BALI TIDAK PERLU TURIS SAMPAH!!!” tulis Ni Luh Djelantik dalam caption unggahannya yang dikutip pada Senin, 9 Juni 2025.

Dalam unggahan tersebut, Ni Luh Djelantik juga mendesak pihak Imigrasi Bali untuk bertindak tegas terhadap pelaku.

Ni Luh Djelantik meminta agar WNA tersebut segera ditangkap, dideportasi, dan dimasukkan ke daftar blacklist.

“Tangkap, deportasi, blacklist. Jangan pernah boleh masuk Indonesia. Imigrasi Bali @imigrasibali @imngurahrai, please tindak tegas WNA pelaku vandalisme ini. Kami tunggu update dan add collab saat pelaku sudah ditangkap. Matur Suksma,” tegasnya dalam keterangan unggahan.

Respons warganet pun mengalir deras di kolom komentar unggahan Ni Luh Djelantik.

Banyak warganet mengungkap kekecewaan atas sikap sebagian WNA yang dinilai merusak tatanan sosial dan budaya di Bali.

“Ngliat mereka kek gitu, kok berasa kita tuan rumah tapi diperlakukan seenaknya. Gimana dah,” tulis akun @dianmutiarasr.

“Kalau WNI berulah di luar negeri, hukumannya tegas. Tapi di sini kok kayak dibiarkan?” timpal akun @meryalidan.

Komentar lainnya menyinggung lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap perilaku menyimpang WNA di Bali.

“Keliatan betapa lemahnya pihak imigrasi di Bali. Kerjanya apa saja kok banyak yang lolos? Kembalikan mereka ke kedubesnya, jangan pakai biaya pemerintah,” kritik akun @meryalidan.

“Harus ada krjasama dari semua lini...jd bs ditindak.. di bali ini bnyk pembiaran... Petugas2 hrs cpt bertindak..hrs garcep...” komentar akun  @wiedzinbali

“Bali sekarang hampir jadi negara WNA...sangat disayangkan.....karena sudah lama terlanjur banyak WNA diberi kemudahan untuk berusaha....jadi agak susah untuk memberantas itu semuanya dan kemungkinan banyak juga orang Bali sendiri memberikan kesempatan untuk itu.” Tulis akun @nuniekv.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Imigrasi Bali mengenai identitas maupun keberadaan pelaku vandalisme tersebut.

Masyarakat menunggu langkah tegas dari aparat agar kejadian serupa tidak terus berulang. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#kerobokan #wna #ni luh djelantik #vandalisme #deportasi #blacklist