Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pameran Karya Siswa SMPN 1 Singaraja, Ajang Kreativitas yang Bernilai Ekonomi

Dian Suryantini • Kamis, 12 Juni 2025 | 19:56 WIB

Pameran karya siswa di SMPN 1 Singaraja dalam upaya implementasi P5 di sekolah.
Pameran karya siswa di SMPN 1 Singaraja dalam upaya implementasi P5 di sekolah.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Suasana berbeda tampak di lapangan upacara SMP Negeri 1 Singaraja pada tanggal 12 dan 13 Juni 2025. Lapangan yang biasanya digunakan untuk apel pagi, kali ini berubah menjadi ruang pamer penuh warna dan semangat. Para siswa dari kelas 7 dan 8 tampak antusias memamerkan karya mereka dalam acara Panen Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Acara yang berlangsung selama dua hari ini menjadi ajang unjuk gigi kreativitas siswa dalam mengolah berbagai tema proyek yang telah mereka kerjakan selama satu semester.

Kepala SMPN 1 Singaraja, Putu Ira Sita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, sesuai dengan Permendikbud Ristek Nomor 56 Tahun 2022.

“Ini adalah momen bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka. Dari awal kami hanya menargetkan mereka bisa mengolah bahan sederhana, ternyata hasilnya luar biasa. Bahkan, beberapa karya punya nilai jual,” ungkapnya bangga.

Beragam karya kreatif dipamerkan siswa. Ada kerajinan dari sampah plastik yang diubah menjadi tas, hiasan rumah, hingga tempat alat tulis. Tak hanya itu, ada juga hasil pengolahan sampah organik yang dijadikan pupuk kompos dan eco enzym. Salah satu stan bahkan menampilkan karya seni rupa dari bubur kertas yang dibentuk menjadi topeng, miniatur, hingga lukisan.

Selain karya dari bahan bekas, siswa juga mengangkat kekayaan budaya lokal Singaraja. Beberapa kelompok menampilkan produk makanan tradisional yang dikemas modern, batik dengan motif khas Buleleng, serta pertunjukan seni yang menggambarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Mayoritas karya dibuat secara berkelompok. Ini bukan hanya soal keterampilan, tapi juga soal karakter. Anak-anak belajar kerja sama, tanggung jawab, dan saling menghargai pendapat,” tambah Putu Ira.

Baca Juga: Potret SMPN 4 Singaraja Sekolah, Favorit yang Tak Cuma Kejar Peringkat

Ia berharap, melalui kegiatan ini, karakter pelajar yang beradab dan inovatif akan semakin tumbuh di dalam diri siswa. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga punya karakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Pameran ini juga mendapat apresiasi dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Putu Ariadi Pribadi. Ia menyebut karya-karya siswa SMPN 1 Singaraja sebagai cikal bakal potensi ekonomi kreatif di masa depan.

“Saya sangat bangga. Anak-anak ini sudah mampu mengolah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kalau mereka terus dibina dan diberi ruang, saya yakin akan muncul banyak UMKM muda dari Buleleng,” ujarnya saat mengunjungi stand pameran.

Menurutnya, kegiatan seperti ini layak ditiru oleh sekolah lain. Ia mendorong seluruh SMP di Buleleng untuk mengoptimalkan pelaksanaan program P5, karena terbukti mampu menumbuhkan keterampilan, kreativitas, dan karakter siswa secara menyeluruh.

“Ini bukan hanya proyek sekolah, tapi bekal hidup. Kita sedang menyiapkan generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga tangguh dan berdaya saing. Saya harap SMPN 1 Singaraja terus mendampingi siswanya agar makin tumbuh menjadi pribadi inovatif dan berkontribusi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Selama dua hari, para pengunjung yang terdiri dari orang tua siswa, guru, dan warga sekitar terlihat antusias melihat hasil karya para pelajar. Tak sedikit dari mereka yang membeli produk hasil buatan siswa sebagai bentuk apresiasi.

Acara panen karya ini bukan sekadar pameran biasa. Ia menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui proses, kolaborasi, dan eksplorasi di dunia nyata. SMPN 1 Singaraja telah menunjukkan bagaimana semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan cinta terhadap budaya lokal bisa diolah menjadi karya yang membanggakan. ***

Editor : Dian Suryantini
#pameran #Permendikbud Ristek #pancasila #Kurikulum Merdeka #panen karya #karya siswa #singaraja #P5