Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PKB 2025 Terapkan Zona Kuliner Bebas Plastik, Pengunjung Wajib Bawa Tumbler

Wiwin Meliana • Jumat, 13 Juni 2025 | 15:32 WIB

Putri Koster menggelar technical meeting Pameran Kuliner PKB 2025
Putri Koster menggelar technical meeting Pameran Kuliner PKB 2025

BALIEXPRESS.ID-Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 siap menjadi pelopor festival budaya yang ramah lingkungan.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, menegaskan bahwa seluruh prasarana penyajian kuliner dalam ajang tahunan tersebut wajib bebas dari penggunaan plastik sekali pakai.

Baca Juga: Disnaker ESDM Bali Pantau PHK 70 Pekerja Pabrik Coca Cola, Pastikan Hak Karyawan Dipenuhi

Komitmen ini disampaikan dalam rapat teknis (technical meeting) Pameran Kuliner PKB 2025 yang digelar di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, pada Kamis (12/6).

 Dalam pertemuan tersebut, Ibu Putri didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, dan Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Bali, Wayan Mardika Bhuwana.

"Semua peserta wajib menjual produk yang sudah didaftarkan saat kurasi. Jika tidak sesuai, maka akan langsung dicoret dan tidak berhak membuka stan," tegas Ibu Putri.

 Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi terhadap aturan demi menciptakan festival yang tertib dan berkualitas.

Baca Juga: 52 Stan Kuliner Lolos Kurasi, PKB 2025 Wajib Bebas Plastik

Sebanyak 52 stan kuliner yang lolos kurasi diwajibkan menggunakan bahan ramah lingkungan, seperti daun sebagai alas makanan dan gelas pecah belah untuk minuman.

Untuk makanan yang dibawa pulang, pengunjung diharapkan membawa tumbler atau wadah sendiri.

Pedagang tidak diizinkan menyediakan tempat sampah di depan stan — sampah organik akan dikumpulkan di fasilitas "tebe modern" yang telah disediakan di Taman Budaya Art Center.

Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS), Ibu Putri juga menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif terhadap kebersihan dan lingkungan.

 “Sampah dari dagangan harus dipilah dan dibawa pulang oleh pedagang masing-masing,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, menambahkan bahwa meskipun stan diberikan secara gratis, peserta diimbau tidak mematok harga tinggi.

Baca Juga: Liburan ke Bali Berakhir Tragis! Wisatawan Arab Saudi Dijambret di Seminyak, Uang Puluhan Juta Raib!

"Kami ingin kuliner PKB 2025 tetap terjangkau dan bisa dinikmati semua kalangan,” katanya.

Pameran kuliner ini akan berlangsung mulai 21 Juni 2025, dari pukul 10.00 hingga 22.00 WITA, di Taman Budaya Art Center.

 PKB 2025 diharapkan tak hanya menjadi ajang pelestarian seni budaya Bali, tetapi juga mencerminkan komitmen kolektif terhadap pelestarian lingkungan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bebas plastik #putri koster #kuliner #pkb