Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mimih! Motor Vespa Hilang di Kawasan Gunung Sanghyang, Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Putu Ayu Aprilia Aryani • Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:48 WIB

Seorang warga mengaku kehilangan sepeda motor vespa
Seorang warga mengaku kehilangan sepeda motor vespa

BALIEXPRESS.ID-Peristiwa kehilangan sebuah sepeda motor jenis Vespa berwarna hijau tua terjadi pada Kamis malam, 12 Juni 2025, di Jalan Gunung Sanghyang, tepatnya di depan Apotek Kubu Farma, Badung.

Kabar kehilangan ini pertama kali disebarluaskan melalui akun Instagram @badungpunyacerita pada Jumat, 13 Juni 2025.

Baca Juga: Tantangan Pragina di Era Medsos: Prof. Sugita Ajak Seniman Tetap Cerdas, Profesional, dan Bermakna

Dalam unggahan tersebut, @badungpunyacerita menyampaikan permohonan bantuan masyarakat untuk menyebarkan informasi kehilangan tersebut.

“Mohon bantuannya untuk membagikan informasi ini,” tulis akun @badungpunyacerita dalam keterangan unggahannya yang dikutip pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Dalam unggahan tersebut, juga diinformasikan bahwa jika ada warga yang melihat atau menemukan motor tersebut, mereka diminta segera menghubungi nomor kontak yang telah disediakan, yaitu 081999411477.

Tak lama setelah unggahan tersebut beredar, kabar terbaru per Sabtu, 14 Juni 2025, datang dari akun resmi kepolisian di wilayah tersebut.

Melalui kolom komentar, akun @polresbadung_ menyampaikan bahwa pelaku dan barang bukti telah berhasil diamankan.

Baca Juga: Tak Harus ke Meja Hijau, Masalah Desa Bisa Diselesaikan di Bale Kertha Adhyaksa

“Terimakasih informasinya pelaku dan barang buktinya sudah kita amankan,” tulis akun @polresbadung_ dalam kolom komentar unggahan.

Keterangan tersebut akhirnya menjadi titik terang atas kasus kehilangan tersebut dan memberikan kepastian kepada publik bahwa pelaku telah tertangkap.

Namun, meski begitu unggahan ini pun memantik berbagai respons dari netizen. Beberapa menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya tindak kriminalitas di Bali, sementara lainnya memberikan perspektif berbeda.

“Verynaes Kriminal di Bali sekarang,,gmn solusi mengatasi pang Bali biin Aman care pidan nah,,Bali yg BALI,,Bersih Aman Lestari Indah,” tulis akun @swastika.nyoman.

Namun, ada pula yang menegaskan bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, bukan hanya karena situasi sekarang.

“Tidak ada istilah ‘Bali sudah tidak aman SEKARANG.’ kejahatan itu ada dimana saja dan kapan saja. Dulu tahun 90an di Bali banyak terjadi pencurian PRATIMA uang kepeng di sanggah merajan Krama Bali .. saat itu belum ada sosial media,” komentar akun @jam7pagii.

Baca Juga: Dewan Bali Soroti Minimnya Kontribusi Pemerintah Pusat terhadap Bali Meski Sumbang Devisa Rp 107 Triliun

“Padahal Bali biasnya motor didepan rumah aja ga ilang,” tulis akun @angger.bgs_stria, menyiratkan bahwa peristiwa ini tidak biasa terjadi di lingkungan yang dianggap aman seperti Bali.

“Keaadaan depan jaln raya bisa hilang, kalingan bin tengah umahe buinn..adi care tai kne jani nah,” ketik akun @westbalinese yang mencerminkan kekhawatiran atas maraknya tindak kriminal di tempat-tempat terbuka.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada, bahkan di lokasi yang sebelumnya dianggap aman.

Warganet berharap pihak kepolisian terus meningkatkan patroli dan pengawasan, sementara warga juga diimbau menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Editor : Wiwin Meliana
#hilang #vespa #gunung sanghyang