Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Komang Alam Jadi Korban Kedua Mangku Luwes: Rekam Jejak Brutal Kembali Terulang di Arena Tajen

Wiwin Meliana • Minggu, 15 Juni 2025 | 21:32 WIB

Komang Alam Jadi Korban Kedua Mangku Luwes
Komang Alam Jadi Korban Kedua Mangku Luwes

BALIEXPRESS.ID – Suasana di Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani, Bangli, mendadak mencekam pada Sabtu (14/6/2025) sore.

 Kericuhan di sebuah arena tajen (sabung ayam) berakhir tragis dengan tewasnya seorang pria bernama Komang Alam Sutawan (37), akrab disapa Mang Alam.

Baca Juga: Akun Toris Barset Komang Alam Diburu Netizen Usai Tewas di Tajen: Viral Dikabarkan akan Menikah

Kejadian ini tak hanya mengejutkan warga, tapi juga memunculkan kembali nama pelaku lama dengan catatan kriminal kelam: I Wayan Luwes alias Mangku Luwes.

Komang Alam menjadi korban kedua dalam sejarah kekerasan berdarah yang diduga dilakukan oleh Mangku Luwes.

Mantan narapidana kasus pembunuhan tahun 2016 ini baru dua bulan menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan.

Kini, ia kembali terseret dalam kasus pembunuhan – kali ini di tengah kerumunan arena tajen.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Mangku Luwes tiba di arena sabung ayam dalam kondisi mencurigakan.

Baca Juga: PILU! Mang Alam Ternyata Tengah Persiapkan Pernikahan dalam Waktu Dekat, Sudah Jalani Foto Prewed

“Diduga saat itu Mangku Luwes datang dalam keadaan mabuk,” ungkap seorang saksi mata yang tak ingin disebutkan namanya.

Dalam keadaan gelisah dan emosi tak terkendali, Mangku Luwes disebut langsung mencari orang yang bertanggung jawab atas jalannya tajen. Pertemuan dengan Komang Alam yang kala itu berada di lokasi memicu pertengkaran hebat.

Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat Komang Alam memegang tongkat panjang, sementara Mangku Luwes menggenggam pisau besar.

 Ketegangan memuncak dan duel maut pun tak terhindarkan. Pisau Luwes mengenai bagian perut Mang Alam, menyebabkan luka parah. Meski masih sempat berdiri, nyawanya tak tertolong setelah dilarikan ke RSU Bangli.

Mangku Luwes sendiri juga mengalami luka akibat terkena taji (pisau ayam aduan) dan kini dalam kondisi kritis. Ia direncanakan akan dirujuk ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah, Denpasar.

Baca Juga: Musisi Gusti Irwan Meninggal Dunia Mendadak, Unggahan Terakhir di Media Sosial Bikin Haru: Ini Sosoknya

Bagi aparat kepolisian Bangli, nama Mangku Luwes bukanlah wajah asing. Ia adalah pelaku utama dalam kasus penebasan maut pada tahun 2016 yang menewaskan I Gede Pasek. Kala itu, Mangku Luwes bersama anak dan adiknya menyerang korban dengan senjata tajam setelah rekannya, Komang Kresna, merasa dihina.

Dalam pra-rekonstruksi kasus tersebut, diketahui bahwa Luwes justru menjadi pihak yang paling aktif memulai serangan brutal, memukul korban dengan pentungan hingga tersungkur, sebelum kemudian rekannya menghantam kepala korban dengan kapak hingga tewas.

Aksi sadis itu membuat Luwes dijatuhi hukuman 17 tahun penjara. Namun setelah baru dua bulan bebas, pria ini kembali membuat nyawa melayang – kini menambah daftar panjang kekerasannya dengan nama Komang Alam.

Editor : Wiwin Meliana
#duel maut #korban #tajen #Mangku Luwes #bangli