BALIEXPRESS.ID - Bertugas sebagai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) adalah sebuah kebanggan bagi I Wayan Suharyana.
Dirinya pun mengabdi puluhan tahun hingga kini usianya 56 tahun.
Meski hampir pensiun, pria asal Kelurahan Benoa ini masih semangat bertugas dan menerima laporan selama 24 jam.
Baca Juga: Polres Tabanan, Jadwalkan Pemeriksaan Saksi-Saksi Terkait kasus Perbekel Baturiti
Kepada Koran Bali Express Jawapos Grup, Suharyana mengaku peetama bertugas di Kecamatan Kuta Selatan pada tahun 1999.
Saat itu dirinya menjadi tenaga honor di Seksi Trantib.
Kemudian tahun 2008 baru diangkat sebagai PNS langsung di Kecamatan Kuta Selatan.
Baca Juga: Kantor Koperasi di Susut Bangli Dibobol, Pelaku Masuk Lewat Atap dan Jebol Plafon
“Waktu itu belum ada Satpol PP di kecamatan, waktu itu saya di Trantib,” ungkapnya.
Setelah bertugas di Trantib, dirinya langsung diberikan tanggung jawab sebagai Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kuta Selatan.
Selama bertugas banyak yang telah dilakukan demi penegakan Peraturan Daerah (Perda).
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah Digulung Polres Klungkung
Tugas yang sering dilakukan penertiban papan reklame, Gepeng, manusia perak, kemudian ada juga laporan orang linglung dan dugaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat.
“Yang sulit ditangani itu ODGJ dan orang linglung, terutama yang tidak beridentitas. Itu yang kami bingung harus dibawa kemana,” tuturnya.
Namun dari adanya permasaahan tersebut, dirinya selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan pihak kepolisian.
Sehingga nantinya ODGJ dan orang linglung ini dapat ditangani.
“Tidak sembarangan kami, kami koordinasikan hingga ke pihak kepolisian akan ditelusuri. Tentunya kami koordinasi dengan pimpinan juga,” paparnya.
Hingga akhir masa tugas yang mendekati pensiun, Suharyana mengaku masih semangat menerima keluhan dari masyarakat.
Bahkan dirinya siap menerima laporan, full selama 24 jam.
Sebab diakuinya hingga kini sering adanya laporan di malam hari.
“Hp saya selalu standby 24 jam. Kalau ada laporan saya akan lakukan penanganan,” imbuhnya.
Sebagai Danru Satpol PP Kuta Selatan, Suharyana dapat dikatakan bertugas paling lama. Dirinya lahir pada 31 Desember 1968.
Pria asal Kelurahan Benoa ini telah menikah dan dikaruniai dua anak.
Bahkan kini dirinya telah memiliki tiga orang cucu. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga