BALIEXPRESS.ID- Polres Bangli resmi menahan Wayan Luwes alias Jero Luwes pada tengah malam Kamis (19/6/2025).
Penahanan dilakukan sehari setelah pria asal Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupate Bangli, Bali, tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap I Komang Alam Sutawan,37.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Bangli AKP I Wayan Sarta pada Jumat (20/6/2025).
Jero Luwes dijemput di RSUP Prof. Ngoerah, lanjut periksa kesehatan di RSUD Bangli sebelum dibawa ke Polres Bangli.
Sarta menjelaskan bahwa penahanan dilakukan setelah kondisi kesehatan Jero Luwes membaik dan ia diperbolehkan pulang dari RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.
Sebelumnya, Jero Luwes dirawat akibat luka yang dideritanya saat terjadi keributan di arena sabung ayam Banjar Tabu, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani.
“Berdasarkan surat keterangan ringkasan pasien keluar dari RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, dinyatakan bahwa kondisi pasien sudah mulai membaik,” ujar Sarta.
Melihat kondisi tersebut, penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya, kekhawatiran bahwa tersangka dapat melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.
Selain itu, pasal yang disangkakan juga memungkinkan dilakukan penahanan.
Jero Luwes dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsidiair Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.
Diketahui, Jero Luwes merupakan residivis. Ia sebelumnya pernah dipenjara dalam kasus pembunuhan pada tahun 2016 dan baru bebas sekitar dua bulan lalu. Kini, ia kembali tersandung kasus yang sama.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (14/6/2025) lalu, di arena sabung ayam Banjar Tabu, Desa Songan A.
Jero Luwes yang tidak terima dengan adanya kegiatan sabung ayam di wilayah tersebut mendatangi lokasi, hingga terjadi cekcok yang berujung perkelahian berdarah dengan Komang Alam.
Dalam keributan itu, Jero Luwes menusuk korban dengan pisau. Komang Alam sempat dilarikan ke Puskesmas Kintamani V, namun nyawanya tak tertolong.
Sementara Jero Luwes juga mengalami luka-luka dan sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya ditahan. (*)
Editor : I Made Mertawan