Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengusaha Makanan Buang Limbah Sembarangan, LPM Kuta Ancam Tutup: Warganet Beri Dukungan

Komang Wira Muliartana • Minggu, 22 Juni 2025 | 16:43 WIB
LIMBAH: Pengusaha makanan di kawasan Kelurahan Kuta membuang sampah sembarangan hingga meluber ke jalan.
LIMBAH: Pengusaha makanan di kawasan Kelurahan Kuta membuang sampah sembarangan hingga meluber ke jalan.

BALIEXPRESS.ID - Petugas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kuta kembali menindaklanjuti laporan warga terkait limbah usaha makanan yang meluber hingga ke Jalan Mataram, Kuta, Kamis (19/6).

Laporan tersebut bukan kali pertama diterima pihak LPM, mengingat permasalahan serupa telah beberapa kali terjadi dan terus dikeluhkan masyarakat sekitar.

Dalam unggahan akun Instagram @denpasarviralcom pada Sabtu, 21 Juni 2025, Ketua LPM Kelurahan Kuta menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali memberikan peringatan kepada pengusaha makanan tersebut.

"Kami sudah menindaklanjuti laporan warga sebelumnya, dan saat ini kembali melakukan teguran kepada pihak usaha agar segera memperbaiki sistem pengelolaan limbahnya. Estetika dan kebersihan Kuta sebagai kawasan pariwisata internasional harus dijaga," tegasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, jika pelaku usaha tidak juga melakukan perbaikan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi penutupan sementara.

Langkah ini diambil demi menegakkan aturan dan menjaga citra Kuta sebagai destinasi unggulan wisata di Bali.

Warga Jalan Mataram sendiri mengaku terganggu dengan kondisi tersebut, terutama karena bau tak sedap dan genangan limbah yang meluber ke trotoar.

 Mereka berharap tindakan tegas bisa segera diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Permasalahan limbah usaha kuliner di kawasan wisata memang menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap lingkungan dan kenyamanan wisatawan.

Oleh karena itu, sinergi antara pengusaha, warga, dan pihak kelurahan menjadi sangat penting dalam menjaga kualitas lingkungan Kuta.

Unggahan tersebut menuai beberapa komentar dari warganet di media sosial.

“Klo tdak mau tgas bali akan hancur...ayo mlai aware klo tdak sesuai adat dan aturan yg brlaku mohon ditindak tgas,” tulis akun @cexobenx.

“Tidaklah merasa malu ? Punya usaha tapi sampah tidak dikondisikan, justru bikin kumuh,” tulis akun @dekdwi04_

“Aduh miris bang buang sampah sembarangan,” tulis akun @mahadana08. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#pengusaha #meluber #tutup #lpm #sampah #kuta #makanan