BALIEXPRESS.ID-Suasana duka menyelimuti Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Ribuan warga desa, keluarga, dan kerabat turut mengantar almarhum Komang Alam ke tempat peristirahatan terakhirnya, Senin, 23 Juni 2025.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Buka Suara Soal Foto Seragam Pemuda Pancasila, Tegaskan Tak Pernah Jadi Anggota
Momen haru tersebut diabadikan dalam video unggahan akun Instagram @infodenpasarterkini.id yang bersumber dari akun @amelya_regez dan Putra Kedangkan.
Dalam video itu tampak ribuan pelayat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Komang Alam.
“Prosesi penguburan almarhum Komang Alam, korban penskan di arena di Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani pada Senin, 23 Juni 2025,” tulis akun @infodenpasarterkini.id, dikutip Selasa, 24 Juni 2025.
Baca Juga: PHK Massal 157 Karyawan Finns Recreation Club Tuai Kecaman Serikat Pekerja
Sebelumnya, Komang Alam (37) terlibat dalam perkelahian berdarah pada Sabtu sore, 14 Juni 2025, sekitar pukul 16.30 WITA, di Banjar Tabu, Desa Songan B.
Insiden tersebut melibatkan Mangku Luwes, seorang mantan narapidana yang baru dua bulan bebas dari Lapas Nusa Kambangan.
Dalam peristiwa tragis itu, Komang Alam meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut karena serangan senjata tajam.
Sementara Mangku Luwes mengalami luka akibat sabetan taji ayam yang digunakan saat sabung.
Kasus ini masih dalam proses hukum dan Mangku Luwes telah ditetapkan sebagai tersangka.
Unggahan video pemakaman Komang Alam telah disukai lebih dari 3.000 akun dan dibanjiri komentar haru dari warganet.
Baca Juga: Niat Jemput Saudara Berakhir Maut, Pemuda Tewas Ditikam Satpam Perusahaan
Banyak yang turut mendoakan dan menyampaikan belasungkawa.
“Amor ing Acintya,” tulis akun @tiwiyung.
“Banyak yg mengantar ketempat peristirahatan terakhir, tandanya beliau orang baik. Dumogi amor ing Acintya, semoga keluarga tabah dan sabar,” komentar @amyardika12.
“Mmg takdir GK ada yg tau. Sngt disayangkan kematiannya di tempat judi,” tulis akun @fawa.ib.
“Ya Tuhan sedihnya aq padahal gak kenal bli-nya,” ungkap akun @dhevy_ns.
“Dumogi amor ing Acintya, keluarga, sahabat, teman, selalu kuat tabah dan ikhlas swaha,” ujar akun @niketut_astini.
“Amor ing Acintya dumogi polih genah sane becik,” tambah @luhsusila.
Baca Juga: Aksi Heroik Turis Cegah Sesama WNA Kabur Usai Tabrak Mobil di Bali, Bikin Netizen Salut
Kepergian Komang Alam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Banyak yang mengenangnya sebagai sosok yang baik, ditunjukkan dengan banyaknya warga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Editor : Wiwin Meliana