BALIEXPRESS.ID - Dunia tengah dihebohkan oleh perang yang berkecamuk antara Iran dengan Israel. Bahkan Amerika Serikat mengklaim, turut campur melakukan pengeboman ke Negeri Persia.
Namun, imbas dari perang Iran Vs Israel tersebut tidak hanya dialami oleh bangsa yang terlibat. Indonesia, khusunya Bali tak luput terkena dampaknya.
Contoh kecilnya, penerbangan internasional rute Denpasar–Doha milik maskapai Qatar Airways di Bandara Ngurah Rai, Bali, sampai dibatalkan, Selasa (24/6).
Lantaran sebelum itu, Iran sempat melancarkan serangan menggunakan rudal balistik ke pangkalan militer Amerika yang berlokasi di Qatar.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H. membenarkan pembatalan tersebut.
Ia mengatakan sekitar 300 penumpang yang dijadwalkan naik penerbangan bernomor QR963, pukul 19.20 WITA itu, tak jadi berangkat.
"Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah penumpang yang terdampak tambak melakukan proses pendataan yang difasilitasi langsung oleh pihak Qatar Airways di terminal keberangkatan internasional," ujarnya, Rabu (25/6).
Sehingga, personil Personel Polres Bandara langsung dikerahkan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan di area terminal.
Kepolisian pun berkoordinasi dengan pihak maskapai.
Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pihaknya juga melaksanakan pendekatan secara humanis kepada para penumpang melalui komunikasi dialogis.
"Pendekatan dialogis untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah pembatalan yang terjadi," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai gangguan lebih lanjut maupun pembatalan tambahan.
Situasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai terpantau masih aman dan kondusif. (*)
Editor : I Gede Paramasutha