Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TERUNGKAP! Pelaku Penikaman Wanita di Kuta Selatan Ternyata Residivis di Jawa Timur

Wiwin Meliana • Sabtu, 28 Juni 2025 | 15:55 WIB

Seorang pria berinisial Guntur (26), asal Lumajang, Jawa Timur diamankan Polsek Kuta Selatan
Seorang pria berinisial Guntur (26), asal Lumajang, Jawa Timur diamankan Polsek Kuta Selatan

BALIEXPRESS.ID – Seorang pria berinisial Guntur (26), asal Lumajang, Jawa Timur, kembali berurusan dengan hukum.

Kali ini, ia diamankan oleh Polsek Kuta Selatan setelah nekat menikam seorang wanita bernama AIS (22) di Jalan Dukuh Sari II, Lingkungan Menesa, Kelurahan Benoa, pada Rabu dini hari (25/6/2025).

Baca Juga: Pria 34 Tahun Lompat dari Lantai 5 Mal, Surat Gadai Telepon Jadi Petunjuk Bunuh Diri

Korban yang bekerja sebagai wiraswasta itu ditusuk tiga kali di bagian punggung saat tengah pulang dari tempat kerjanya di kawasan Canggu.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga membuntuti korban sebelum secara tiba-tiba menyerangnya dari belakang menggunakan sebilah pisau.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W., S.I.K., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban.

Baca Juga: Sakit Hati, Pria Asal Lumajang Nekat Tikam Wanita di Kuta Selatan, Begini Kronologinya

“Begitu laporan kami terima, tim opsnal Reskrim langsung menuju TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta korban. Setelah memperoleh ciri-ciri pelaku, kami lakukan pengejaran hingga wilayah Canggu dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah proyek pembangunan vila tempatnya bekerja pada Kamis (26/6) dini hari,” jelas Kapolsek.

Saat diperiksa, pelaku mengaku nekat melakukan penusukan lantaran sakit hati dan merasa tidak dihargai oleh korban.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pisau, baju korban, dan jaket pelaku yang dipakai saat kejadian.

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Tambah Frekuensi Penerbangan ke Australia, Buka Rute Langsung Adelaide-Denpasar

Fakta mengejutkan terungkap dari hasil penyelidikan. Guntur ternyata adalah seorang residivis kasus peredaran pil koplo di wilayah Jawa Timur pada tahun 2020.

Ia pernah menjalani hukuman atas tindak pidana tersebut sebelum akhirnya kembali terlibat dalam kasus kekerasan di Bali.

“Kami pastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan mendalam di Polsek Kuta Selatan,” tegas AKP Komang Agus.

Sementara itu, korban AIS masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bali Mandara Sanur akibat luka tusuk yang cukup serius.

Baca Juga: Viral! Demi Truk Sound Horeg, Warga Robohkan Gapura, Publik Murka

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, serta tidak segan melaporkan segala bentuk tindakan kriminal yang mengancam keselamatan pribadi maupun publik.

Editor : Wiwin Meliana
#penikaman #polsek kuta selatan #jawa timur #residivis