BALIEXPRESS.ID - Ketua DPD PDI Perjuangan Bali sekaligus Gubernur Bali, I Wayan Koster secara resmi menutup rangkaian Bulan Bung Karno VII tahun 2025 yang diselenggarakan PDI Perjuangan Provinsi Bali.
Acara penutupan berlangsung di Ballroom Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Selasa (1/7), dengan mengangkat tema ‘Setialah Kepada Sumbermu, Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat’.
Dalam kesempatan itu, Koster turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar sepanjang Bulan Bung Karno.
Tak hanya itu, ia juga memberikan kejutan berupa amplop berisi uang tunai Rp500 ribu kepada peserta yang memiliki nama Nyoman dan Ketut, sebagai bentuk penghargaan atas pelestarian identitas dan budaya Bali.
Setelah memberikan hadiah tersebut, Koster berpesan kepada Nyoman dan Ketut agar kelak, setelah menyelesaikan pendidikan dan menikah, bisa memiliki empat anak.
Gubernur Koster juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta lomba, dari tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa.
Ia menilai, pelaksanaan Bulan Bung Karno tahun ini berjalan dengan meriah dan penuh antusiasme masyarakat.
“Jauh lebih baik Bulan Bung Karno yang digelar partai dibandingkan dengan yang digelar Pemprov Bali,” kata Koster.
Ia menjelaskan, masyarakat Bali dapat merasakan langsung semarak perayaan Bulan Bung Karno melalui berbagai lomba yang diadakan, seperti lomba mixology barista, fashion endek Bali, cerdas cermat, dan lainnya. “Hadiahnya Rp 15 juta,” ujarnya.
Koster pun berkomitmen agar pelaksanaan lomba pada Bulan Bung Karno tahun berikutnya dapat digelar lebih maksimal dengan nominal hadiah yang lebih besar.
Ia juga mendorong DPC PDI Perjuangan di kabupaten/kota se-Bali untuk terus mengadakan kegiatan serupa, agar masyarakat tidak bersikap apatis terhadap politik.
Baca Juga: Tragedi Mencekam: Seorang Nenek Meninggal Dunia Usai Saksikan Cucu Dianiaya Geng Motor!
“PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab besar, melakukan yang terbaik sesuai arahan Ibu Megawati membangun 100 tahun haluan Bali,” pintanya, sambil mengingatkan para kader untuk menjauhi tindakan korupsi dan hal-hal yang menyimpang.(***)
Editor : Rika Riyanti