Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Update Insiden Berdarah di Arena Tajen Songan Kintamani, 4 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan

I Made Mertawan • Jumat, 4 Juli 2025 | 17:24 WIB
Tangkapan layar sosok diduga Mangku Luwes tertangkap kamera membawa sajam di arena tajen. (Bali Express/Istimewa)
Tangkapan layar sosok diduga Mangku Luwes tertangkap kamera membawa sajam di arena tajen. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID- Penanganan insiden berdarah di arena tajen (sabung ayam), Banjar Tabu, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, memasuki babak baru

Polres Bangli secara resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka tersangka pengeroyokan terhadap Wayan Luwes alias Jero Luwes, warga Desa Songan.

Seperti diketahui, Jero Luwes sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Komang Alam Sutawan di arena sabung ayam tersebut.

Dalam peristiwa itu, Jero Luwes juga mengalami luka-luka yang diduga akibat pengeroyokan, sehingga pihak keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Kasubsi Penmas Polres Bangli Aipda Nengah Wirata menjelaskan bahwa empat tersangka pengeroyokan masing-masing berinisial JR,52; KA,23; WD,56; dan JM,58.

Baca Juga: Momen Haru Keluarga Sambut Korban Selamat Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya

Mereka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP, subsider Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

“Keempatnya merupakan warga Desa Songan yang diduga kuat melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap Jero L (Jero Luwes),” ujar Wirata pada Jumat (4/7/2025).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (3/7/2025), para tersangka langsung ditahan di Polres Bangli untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Terekam CCTV! WNA Diduga Curi Barang di Butik Gooseberry Uluwatu, Manajemen Ancam Polisikan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi pengeroyokan itu didorong oleh rasa kesal para tersangka terhadap Jero Luwes, yang sebelumnya menusuk Komang Alam.

Diberitakan sebelumnya, keributan terjadi di arena sabung ayam Banjar Tabu, Desa Songan A, pada Sabtu (14/6/2025).

Nyawa Komang Alam tak tertolong setelah ditusuk oleh Jero Luwes.

Selain itu, Jero Luwes juga luka-luka sehingga sempat mendapat perawatan di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.

Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden berdarah itu dipicu oleh ketidakterimaan Jero Luwes terhadap kegiatan sabung ayam di wilayahnya.

Ia pun mendatangi lokasi dan terlibat keributan hingga berujung pembunuhan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#tajen berdarah #Kintamani #bangli #songan