Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ketimbang Bandara Baru, AWK Dukung Pengembangan Lapter Letkol Wisnu di Buleleng

Putu Ayu Aprilia Aryani • Rabu, 9 Juli 2025 | 16:51 WIB

AWK Dukung Lapter Letkol Wisnu di Buleleng Jadi Solusi Realistis
AWK Dukung Lapter Letkol Wisnu di Buleleng Jadi Solusi Realistis

BALIEXPRESS.ID-Polemik rencana pembangunan Bandara Bali Utara kembali menjadi sorotan publik setelah kunjungan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar ke Puri Agung Blahbatuh pada Kamis, 26 Juni 2025.

Dalam kunjungan itu, ia sempat memastikan bahwa proyek strategis nasional tersebut akan segera direalisasikan.

Baca Juga: Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Tak Hanya di Kuta, Warga Denpasar Juga Mengeluh: Harga Tembus Rp 30 Ribu

Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi yang menekankan pentingnya peningkatan aksesibilitas menuju lokasi bandara.

Namun, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku masih ragu terhadap kesanggupan pihak pengembang, PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU), terutama dalam hal pendanaan dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Merespons ramai wacana ini, Senator DPD RI Arya Wedakarna (AWK) menyuarakan pandangan alternatif melalui akun Instagram pribadinya @aryawedakarna.

Ia tidak mendukung pembangunan bandara baru, melainkan mengusulkan pengembangan Lapangan Terbang (Lapter) Letkol Wisnu di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng sebagai solusi yang lebih hemat dan realistis.

Baca Juga: Viral! Warga Kuta Keluhkan Kelangkaan dan Mahal Harga Gas 3 Kg, Niluh Djelantik Minta Pertamina Tindak Tegas

“Bukan Airport Baru Buleleng, DPD RI AWK malah SETUJUI Lapter Letkol Wisnu Gerokgak Jadi Airport Bali Utara termasuk usulan perpanjangan RUNWAY agar Boeing 737 bisa mendarat. Lebih Hemat!” tulis AWK dalam unggahannya, dikutip Rabu (8/7).

AWK juga menyatakan kesepahamannya dengan Gubernur Bali soal sumber pendanaan proyek bandara baru yang hingga kini belum jelas.

“AWK sepaham dengan pendapat Gubernur Bali tentang sumber dana investasi yang (katanya) Rp 50 triliun dari investor dan pernyataan Kemenhub terkait belum adanya PENLOK dan koordinasi ke pemerintah pusat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah pusat lebih fokus pada pengembangan Lapter Letkol Wisnu dan menyatakan dukungannya terhadap kehadiran pos TNI AU di lokasi tersebut.

“AWK minta pemerintah fokus berdayakan Lapter Letkol Wisnu dan AWK setujui ada POS TNI AU di sana,” tutupnya.

Pandangan Arya Wedakarna mendapat sambutan positif dari warganet yang menilai usulan ini lebih masuk akal dan bisa segera direalisasikan.

Baca Juga: Terungkap Fakta! Komika Terima Baju Ormas Bali, Ternyata Logo Dicari di Internet, Disablon Tanpa Izin

“Setuju karena letaknya dekat juga dengan Menjangan dan TNBB jadi ada destinasi tujuan yang dekat,” komentar akun @arya_oktaviantara.

“Setuju jik, silahkan usulkan jik ke pejabat yang berwenang,” tulis akun @inengahbudiana88.

“Sepakat dengan Ajik AWK karena ini lebih realistis dan efisien. Terlebih untuk mendorong daerah Buleleng Barat agar cepat berkembang pada ekonomi dan pembangunannya, astungkara SDM pun dapat terus berkembang dan penduduknya semakin ramai,” ujar akun @nursyamzi.

“Setuju banget sareng @aryawedakarna ... Habis itu jadikan Bali Barat sebagai sentra pabrik-pabrik besar,” tambah akun @alit_balidriver.

Sumber kutipan dari akun @aryawedakarnan ini menyatakan bahwa usulan AWK ini menginginkan percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Buleleng Barat, tanpa harus menunggu proyek bandara besar yang belum pasti realisasinya.

Pengembangan Lapter Letkol Wisnu, yang sudah memiliki dasar infrastruktur, dinilai lebih efisien dari segi anggaran dan waktu.

Kini, publik menanti langkah konkret dari pemerintah pusat untuk menjawab keresahan sekaligus harapan masyarakat Bali terhadap masa depan transportasi udara di wilayah utara pulau.

 

Editor : Wiwin Meliana
#AWK #bandara baru #lapter letkol wisnu #buleleng